RSUI Depok Buka Layanan Drive Thru Pemeriksaan Swab PCR Covid-19

RSUI Depok. (Foto: istimewa)

MONITOR, Depok – Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) kini membuka layanan pemeriksaan swab PCR COVID-19 melalui drive thru. Layanan swab PCR drive thru akan dilakukan di area parkir Gedung RSUI, Kampus UI, Depok.

Direktur Utama RSUI, dr. Astuti Giantini mengatakan, layanan swab PCR drive thru tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang ingin mendeteksi diri dari penularan virus corona dengan cepat dan mudah.

“Hal ini juga untuk menekan penyebaran virus karena mereka tidak perlu keluar dari mobil sehingga melindungi orang yang dites,” kata Astuti dalam keterangan resminya di Depok, Selasa (12/5).

Astuti menjelaskan, proses pengambilan swab dilakukan dengan cepat oleh tenaga medis yang sudah terlatih. Sampel swab yang telah diambil akan diuji di Laboratorium Terpadu RSUI dan hasil pemeriksaan akan dikirimkan via Whatsapp.

Adapun bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan swab PCR COVID, kata Astuti, dapat mengikuti tata cara sebagai berikut:

  1. Pendaftaran dan pengisian form melalui pesan WhatsApp di nomor 081291139113 (maksimal H-1, pukul 15.00) dan melakukan pembayaran via transfer bank;
  2. Verifikasi oleh petugas;
  3. Pasien menerima notifikasi jadwal pemeriksaan;
  4. Pasien datang ke drive thru RSUI sesuai jadwal pemeriksaan;
  5. Pengambilan sampel swab oleh petugas medis;
  6. Hasil pemeriksaan dikirimkan via WhatsApp.

Lebih lanjut Astuti mengatakan, RSUI membuka layaanan pemeriksaan swab PCR RSUI setiap hari Senin hingga Sabtu, pukul 08.00-12.00 (dengan perjanjian).

Selain itu, jelas dia, RSUI juga melayani pemeriksaan rapid test melalui drive thru. Petugas medis akan melakukan pengambilan sampel darah dengan pasien tetap berada di dalam mobil.

Mekanisme pendaftaran rapid test drive thru sama seperti halnya pemeriksaan swab PCR, pasien harus mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan jadwal pemeriksaan.

“Dengan adanya layanan pemeriksaan virus corona melalui drive thru, RSUI memastikan masyarakat mendapatkan penanganan yang baik sesuai prosedur protokol kesehatan COVID-19,” pungkasnya.