BUMN

Pertamina Pasang ATG di Tangki SPBU, Stok BBM Kini Terpantau Otomatis


MONITOR, Jakarta –  Manfaat program digitalisasi SPBU yang diinisiasi oleh Pertamina kini mulai terasa, terutama dilengkapi dengan perangkat digital Automatic Tank Gauge (ATG) di setiap tangki pendam SPBU. Dengan adanya alat ini, maka SPBU atau Pertamina dapat mengaktifkan stok BBM di tangki ini secara otomatis.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas’ud Khamid dalam peninjauannya ke SPBU pada Sabtu (2/5) menjelaskan, ATG yang dipasang di tangki pendam SPBU terhubung langsung dengan ruang kontrol di SPBU dan juga Terminal BBM Pertamina.

SPBU menjadi lebih baik. Karena jika stok mencapai batas minimum, langsung terkomunikasikan secara otomatis ke ATG yang ada di Terminal BBM. ”Katanya.

Selain untuk membeli saham, dengan adanya ATG di tangki pendam SPBU ini maka titik serah produk yang sebelumnya di Terminal BBM Pertamina, sekarang bisa digeser ke tangki pendam SPBU. Dengan demikian, maka jika terjadi kehilangan selama pengiriman dari BBM Terminal Pertamina ke SPBU, akan menjadi tanggung jawab Pertamina.

“Ini merupakan upaya Pertamina untuk melanjutkan proses bisnis dengan akuntabel dan transparan untuk mitra bisnis kami yaitu SPBU,” tambahnya.

Manfaat pemasangan ATG ini diperbarui oleh Ketua DPD III Hiswana Migas Juan Tarigan sebagai perwakilan pengusaha SPBU. 

“Ini cita-cita kami selaku pemilik SPBU dari dulu. Dengan sistem ini maka disediakan kami mengatur kerugian dengan sistem yang dikeluarkan Pertamina. Dan ini juga bisa meminimalisir tingkat kerugian di SPBU. Semua teman teman SPBU menyambut positif program ini khsusunya digitalisasi karena program ini membantu kami selaku pemilik SPBU dalam mengendalikan bisnis ke depan, dan ini sangat ditunggu-tunggu dan disambut baik oleh kita semua, ”pungkas Juan.

Pemasangan ATG merupakan bagian dari program digitalisasi SPBU. Pertamina berencana menyiapkan 24.000 ATG di 5.518 SPBU. Hingga saat ini sekitar 75 persen dari semua SPBU telah selesai dipasangi ATG. 

“Melalui program ini, maka konsumen dapat terlayani dengan lebih baik lagi, baik dari sisi ketepatan liter maupun kualitas produk,” tutup Mas’ud.

Recent Posts

Adik Jadi Tersangka KPK, Ketum PBNU Pastikan Tak Intervensi Kasus Haji

MONITOR, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil…

5 jam yang lalu

Gus Yaqut Tersangka Kasus Kuota Haji, Kuasa Hukum: Kami Hormati Proses Hukum di KPK

MONITOR, Jakarta - Penasihat hukum mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), angkat…

5 jam yang lalu

Tiba di Gaza, EMT MER-C ke-12 Langsung Kunjungi Klinik GWB

MONITOR, Gaza – Sudah tiba di Jalur Gaza, dua relawan Emergency Medical Team (EMT) MER-C…

6 jam yang lalu

KPK Ingatkan Kemenkum, Zona Integritas Jangan Hanya Formalitas

MONITOR, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan syarat…

6 jam yang lalu

Sembuhkan Luka Batin, Penyuluh Agama Gelar Trauma Healing di Bireuen

MONITOR, Jakarta - Tawa anak-anak terdengar di sudut Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen. Di tengah…

8 jam yang lalu

Prabowo Minta Pelayanan Haji 2026 Dilakukan Transparan dan Akuntabel

MONITOR, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) berkomitmen untuk mengoptimalkan pelayanan dan meningkatkan akuntabilitas…

9 jam yang lalu