BUMN

Satgas Covid-19 BUMN Salurkan Bantuan ke 120 Rumah Sakit di Jawa Barat

MONITOR, Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 BUMN Wilayah Jawa Barat, dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai koordinator, kembali menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kali ini bantuan penanganan virus Corona (COVID-19) tersebut akan disalurkan kepada 120 Rumah Sakit (RS) di Jawa Barat melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 BUMN Wilayah Jawa Barat Lussy A. Seba kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Pakuan Bandung hari ini, Rabu (29/04).

Bantuan yang disalurkan merupakan perlengkapan medis dengan total jumlah 26.695 yang terdiri dari Alat Pelindung Diri (APD) dan alat kesehatan lainnya seperti baju APD 2.933 buah, protective helmet 933 buah, goggle glass 364 buah, sepatu bot 452 buah, sarung tangan medis 2.148 pasang, masker medis 18.455 buah, hand sanitizer 1.150 liter, rapid test 225 buah, disinfektan 25 liter, dan wastafel portabel 10 buah.

Bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan dari total 13 BUMN wilayah Jawa Barat, yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., PT Jasa Raharja (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Pos Indonesia (Persero), PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), PT Kimia Farma (Persero) Tbk, PT Jasa Tirta II, PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Bank Nasional Indonesia (Persero), PT Bank Republik Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)

Kepala Divisi Kemitraan dan Penggalangan Bantuan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Dani Ramadhan menyatakan terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Satgas Covid-19 BUMN Jawa Barat.

Ia mengaku, seluruh bantuan yang diterima sangat dibutuhkan selama diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Untuk bantuan peralatan medis, kami akan memprioritaskan penyalurannya ke Rumah Sakit-Rumah Sakit rujukan yang ada di wilayah Jawa Barat. Tak hanya Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik juga membutuhkannya. Para tenaga medis ini belum mendapat bantuan APD yang memadai,” katanya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam arahannya menyampaikan bahwa perjuangan melawan Covid19 masih panjang dan saat ini kita sedang memasuki masa darurat kesehatan.

Tetapi, lanjutnya, ke depan kita akan menemui masa darurat ekonomi dimana saat ini saja masyarakat di Jawa Barat yang telah kehilangan mata pencahariannya meningkat secara signifikan, sehingga mereka pun butuh bantuan.

“Pemerintah telah berupaya membantu tetapi tentu dengan kapasitas terbatas. Oleh karena itu, kami juga menunggu dan berharap bantuan dari BUMN untuk melanjutkan perjuangan ini memasuki fase selanjutnya, yaitu darurat ekonomi, untuk dapat membantu masyarakat terdampak yang mulai kekurangan bahan pangan,” tuturnya.

Recent Posts

IKI Cetak Rekor Tertinggi dalam 49 Bulan

MONITOR, Jakarta - Kinerja sektor industri pengolahan nasional mengawali tahun 2026 dengan tren yang semakin…

22 menit yang lalu

Pemerintah Integrasikan Data Lintas Kementerian demi Pemerataan Guru

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama bersama jajaran kementerian di bawah koordinasi Kemenko PMK terus melakukan…

5 jam yang lalu

Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Progsus 2026

MONITOR, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto melantik dan mengambil…

6 jam yang lalu

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat awal  Ramadan 1447 Hijriah pada 17…

8 jam yang lalu

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara dan Huntap di Tapanuli Selatan

MONITOR, Jakarta - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua…

12 jam yang lalu

Tekan Impor, Kemenperin Fokus Bangun Ekosistem Desain Chip Nasional

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat fondasi pengembangan industri semikonduktor nasional sebagai bagian…

15 jam yang lalu