Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin rapat terbatas via telekonferensi (dok; Instagram)
MONITOR, Jakarta – Pemerintah terus mendorong kemudahan dan produktivitas industri medis untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pasalnya, hingga kini hampir seluruh negara dihadapkan pada keterbatasan pasokan alat-alat kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Ma’ruf Amin usai menggelar rapat terbatas melalui telekonferensi bersama Presiden Joko Widodo dan kabinet, Rabu (15/4).
“Kondisi global saat ini membutuhan alat-alat kesehatan untuk menghadapi pandemi,” kata Ma’ruf Amin dalam keterangannya.
“Presiden Jokowi mengintruksikan untuk melihat potensi dalam negeri serta menggerakkan industri-industri yang berkaitan dengan kesehatan,” ungkapnya.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif ini menerangkan, setidaknya 213 negara dilanda pandemi dan sedang membutuhkan alat-alat kesehatan untuk penanganan Covid-19. Ia pun menekankan agar pemerintah kini lebih mengoptimalkan potensi dan kebutuhan bagi para dokter dan tenaga medis dahulu.
“Oleh karena itu, penting untuk mengoptimalkan potensi dan memprioritaskan kebutuhan dalam negeri. Terutama untuk kebutuhan para dokter dan tenaga medis di lapangan,” pungkasnya.
Kualitas kamera menjadi salah satu pertimbangan utama saat memilih smartphone. iPhone 15 Pro hadir dengan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) terus mengedukasi masyarakat agar lebih…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membahas upaya pengembangan lembaga Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU)…
MONITOR, Jakarta — Kematian tragis seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Nusa Tenggara Timur (NTT)…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa investasi di sektor industri manufaktur nasional tetap tumbuh…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menggandeng Arsip Nasional Republik Indonesia untuk merestorasi arsip Kantor Urusan…