Lumajang Idea akan salurkan Sembako dan Edukasi Masyarakat Terdampak Covid-19

MONITOR, Lumajang – Dalam rangka berkontribusi langsung untuk membantu masyarakat dan pemerintah mencegah penyebaran Covid-19, Lumajang Idea Peduli Lumajang, berencana menurunkan tim untuk melakukan donasi kepada warga secara ekonomi terdampak Virus-19 di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Rencana kegiatan ini akan dilaksanakan terutama di beberapa titik di Lumajang yang masuk dalam wilayah zona merah. “Secepatnya dalam bulan ini, kita sudah berkoordinasi dengan anggota,” kata Direkrur Eksekutif Lumajang Idea, Jamaluddin usai melakukan rapat koordinasi membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Lumajang. Rabu (8/4/2020).

Dalam menghadapi Virus Covid-19, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq sendiri telah menerbitkan Surat Edaran atau yang dikenal dengan peluncuran program ngeramut tonggo untuk penanganan virus covid-19 di Kabupaten Lumajang. Menurut Jamal, Lumajang Idea Foundation sangat mendukung dan siap berkontribusi membantu Pemerintah untuk memberikan Donasi berupa sembako. “Kita akan salurkan paket sembako kepada warga terdampak di tiga Kecamatan zona merah,” terangnya.

Dari hasil Rapat, kata Jamal, pihaknya menunjuk Ahmad Tohir dan Suhari sebagai Tim Utama. Dalam pelaksanaannya nanti, akan fokus beradasaarkan skala prioritas. “Pada saat ini yang menjadi skala prioritas adalah pengendalian terdampak ekonomi, salah satu program yang akan dilaksanakan dalam adalah pembagian 500 sembako bagi masyarakat yang terkena dampak langsung,” ungkapnya.

Jamal melanjutkan, pembagian Sembako dilakukan secara bertahap. Tidak sekaligus, ini dilakukan lantaran penyebaran pandemi di Lumajang cukup merata. Sasaran utamanya, ungkap Jamal, keluarga pasien yang tidak mampu, pelaku UMKM. “Ya seperti pedagang cilok, bakso, driver ojek online, operator SPBU, dan pegawai lepas harian yang sekarang libur lantaran terdampak. Mereka biasanya julana di sekolah,” terangnya.

Lumajang Idea Foundation juga membuka donasi kepada siapa saja yang ingin turut berpartisipasi membantu. Sehingga Gugus Tugas Covid-19 ini diharapkan menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk saling bergotong royong saling membantu satu sama lain.

“Selain melaksanakan program pembagian 500 sembako, kegiatan edukasi masyarakat tentang Virus Covid-19 dilakukan melalui platform media sosial milik Lumajang Idea Foundation yang juga dibagikan oleh pengurus pada akunnya masing-masing,” tambahnya.

Edukasi masyarakat terkait covid-19 ini dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan. “Diharapkan dapat memberikan informasi di lapangan terkait covid-19. Pemberian informasi tersebut dimaksudkan agar terbentuk rasa nyaman dan aman dalam kehidupan sosial bermasyarakat,” pungkasnya.

Di Lumajang sendiri, update terbaru Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 206, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 17 orang, dua diantaranya meninggal dunia. Dan 3 Kasus Positif Covid-19.