PDP Bertambah, Warga Depok Diminta Tetap Berdiam Diri di Rumah

Walikota Depok Muhammad Idris, dalam konferensi pers terkait penyebaran wabah virus corona di balaikota Depok. Senin (16/3/2020). Foto: Hendrata || MONITOR

MONITOR, Depok – Pemerintah Kota Depok, Minggu (05/04/2020) kembali merilis data perkembangan penyebaran virus corona Covid-19. Salah satu yang diperbaharui yaitu data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris, mengatakan, jumlah pasien berstatus PDP yang meninggal dunia berjumlah 20 orang.

“Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 20 orang,” kata Idris dalam keterangan resminya di Depok, Minggu (5/4) sore WIB.

Meski demikian, Idris menjelaskan, korban meninggal yang berstatus PDP itu belum dapat dinyatakan negatif atau positif Covid-19.

Sebab, menurut dia, untuk dinyatakan seseorang itu negatif atau positif Covid-19, perlu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes RI.

Idris menambahkan, penyebaran Covid-19 di Depok terus meningkat. Karena itu, dirinya meminta kepada seluruh warga untuk mengikuti imbauan pemerintah.

“Yakni diam di rumah, jaga jarak fisik dan sosial, sehingga kita dapat menghentikan penyebaran Covid-19 di Kota Depok,” ujarnya.