Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera (dok: Rangga Monitor)
MONITOR, Jakarta – Dalam sepekan ini, pemerintah telah menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) agar penyebaran covid-19 tidak meluas. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, kebijakan ini tidak akan berdampak besar selama tidak ada intervensi dari pemerintah.
Mardani mengatakan, pemerintah harus membuat aturan tambahan yang memaksa masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas diluar.
“Opsi tersebut akan sulit diterapkan. Himbauan saja tidak cukup,” ujar Mardani dalam keterangannya di Twitter, Sabtu (4/4).
Ia berharap, pemerintah menyediakan barang yang memperkuat imunitas masyarakat, membantu perekonomian masyarakat dengan BLT khususnya bagi mereka yang bekerja disektor informal, mereka yang kehilangan pekerjaan dan memiliki penghasilan dibawah rata-rata.
Dengan ini, lanjut Mardani, diharapkan dapat menopang sektor konsumsi sebagai sektor dengan kontribusi signifikan (55-56%) terhadap perekonomian negeri.
Kendati demikian, Anggota DPR RI ini masih berharap pemerintah mengambil opsi karantina wilayah minimal diberlakukan kepada pemerintah di daerah.
“Saya masih berharap pemerintah mengambil opsi karantina wilayah, paling tidak didelegasikan kepada pemerintah daerah. Wabah ini kian berlarut karena pemerintah belum menyentuh akar permasalahan yakni menghentikan laju penyebaran,” tandasnya.
MONITOR, Banjarbaru - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng GreatNusa yang diluncurkan oleh Universitas Bina Nusantara (BINUS…
MONITOR, Jakarta - Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI, Marsda TNI M. Taufik Arasj, S.Sos.,…
MONITOR, Jakarta - Peristiwa bentrokan yang melibatkan sejumlah warga di kawasan Matraman menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut…
MONITOR, Jakarta – Jaksa Watch Institute (JWatch) mendesak Kejaksaan Agung RI melakukan audit nasional terhadap…
MONITOR, Jakarta - Strategi hilirisasi yang dijalankan Indonesia mendapat pengakuan dunia. Dalam Industrial Development Report (IDR) 2026,…