Anies Keluarkan Seruan untuk Gunakan Masker Kain

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (tengah)

MONITOR, Jakarta – Seruan agar masyarakat menggunakan masker kain ditengah kelangkaan masker bedah kain kian masif. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun mengeluarkan seruan bahwa masker kain bisa digunakan untuk penularan Covid-19.

Seruan Gubernur 9/2020 itu tertuang dalam delapan seruan terkait penggunaan masker dan mekanisme pencegahan Covid-19. Hal ini didasarkan atas kondisi peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Jakarta, sehingga dibutuhkan gerakan bersama dalam mengurangi potensi penularan antar orang.

“Telah mulai terjadi keterbatasan persediaan masker medis untuk tenaga medis,” demikian kutipan salah satu pertimbangan dikeluarkannya Surat Seruan Gubernur Anies, Jakarta tertanggal 3 April 2020.

Widget Situasi Terkini COVID-19

Saat berkegiatan di luar rumah, Anies menyerukan masyarakat menggunakan masker dengan kain minimal dua lapis. Setelah digunakan masyarakat diminta untuk rutin mencuci masker kain yang digunakan.

Anies juga mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan masker N95 bagi tenaga medis. Alasannya, masker tersebut hanya diperuntukkan bagi para tenaga medis dan saat ini ketersediaanya mulai terbatas.

“Dapat membeli atau membuat sendiri masker kain dua lapis sesuai kebutuhan,” demikian salah satu seruan Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga meminta masyarakat memproduksi masker dan membagikan kepada sesama warga.

Sebelumnya, Anggota DPRD DKI dari Fraksi NasDem, Jupiter lebih dulu memberikan seruan untuk mengatasi kelangkaan masker bedah, masyarkat di sarankan menggunakan masker kain.

“Selama ini kan masyarakat lebih memilih menggunakan masker bedah. Padahal ada masker kain yang menurut saya efektif juga untuk menangkal penularan virus corona. Sebab masker kain ini bisa menahan percikan air liur yang menyebar kemana mana kalo batuk,” ujar Jupiter.

Tak hanya itu, kata Jupiter masker kain ini pun bisa dicuci berkali-kali sehingga masyarakat bisa lebih hemat.