Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat memberikan dukungan bagi para tenaga medis. (Foto: istimewa)
MONITOR, Depok – Di tengah pandemi Coronavirus Disease 19 (Covid-19), tenaga kesehatan telah berjuang dan mengorbankan hidupnya untuk kesembuhan pasien yang terpapar virus tersebut. Dalam Surat terbuka, Wali Kota Depok, Mohammad Idris pun sangat mengapresiasi perjuangan yang telah dilakukan para tenaga kesehatan.
“Saya melihat perjuangan dan merasakan pengorbanan yang begitu besar dari bapak, ibu, serta rekan-rekan tenaga kesehatan dalam upaya penanganan pasien Covid-19,” kata Mohammad Idris Kamis, (2/4).
Dikatakannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya melakukan penanganan dan pencegahan dengan berbagai kebijakan dan langkah nyata. Selain itu, pihaknya juga melakukan langkah strategis mengadakan kebutuhan medis bagi tenaga kesehatan yang berjuang di garda terdepan dalam menghadapi Covid-19.
“Melalui surat terbuka, saya atas nama pribadi dan juga Pemerintah Kota (Pemkot) mengucapkan ribuan terima kasih atas dedikasi, perjuangan, dan pengabdian bapak, ibu, serta rekan-rekan pejuang kemanusiaan kepada masyarakat Kota Depok,” ujarnya.
Karena itu, Idris berharap segala upaya dalam menghadapi musibah ini selalu dicatat sebagai amal kebaikan di sisi Allah SWT. Menurutnya, warga Depok bangganya memiliki tenaga kesehatan yang tangguh dan selalu berjuang.
“Tetap semangat dan jaga kesehatan,” pungkasnya
MONITOR, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi dan berbagai capaian pembangunan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat standar pelayanan publik untuk…
MONITOR, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang…
MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…
MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…