Saleh Daulay: Status Darurat Sipil Tak Begitu Membantu Penanganan Covid-19

Politikus Partai Amanat Nasional Saleh Partaonan Daulay (dok: jitunews)

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menilai kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 belum mampu mengendalikan kecepatan penyebaran wabah Wuhan tersebut.

“Terbukti, jumlah warga negara yang terpapar semakin banyak. Begitu juga, jumlah yang meninggal dunia dilaporkan semakin bertambah,” tegas Saleh dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3).

Politikus PAN ini mengatakan, dalam kondisi yang sedarurat seperti saat ini, maka opsi pemerintah menerapkan karantina wilayah merupakan cara yang tepat.

Widget Situasi Terkini COVID-19

“Dengan karantina wilayah, warga masyarakat bisa diatur agar lebih taat dan tertib. Itu adalah kunci dari keberhasilan social dan physical distancing,” papar wakil ketua fraksi tersebut.

Ia pun tidak habis pikir dengan munculnya status darurat sipil sebagai opsi pemerintah dalam penanganan Covid-19 ini.

“Saya tidak mengetahui apa alasan pemerintah tetap memberlakukan pembatasan sosial dalam skala besar. Kelihatannya, darurat sipil itu diperlukan hanya untuk mendukung kebijakan pembatasan sosial berskala besar itu. Saya khawatir, darurat sipil ini pun tidak begitu membantu,” pungkasnya.