Kampanyekan Earth Hour, Wali Kota Depok Ajak Warga Padamkan Lampu Satu Jam

Wali Kota Depok, Mohammad Idris. (Foto: Boy Rivalino)

MONITOR, Depok – Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengajak semua masyarakat untuk memadamkan lampu selama satu jam. Pemadaman serentak tersebut dimulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB pada 28 Maret 2020.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mendukung dan berkomitmen terhadap gerakan hemat energi. Ini juga merupakan bentuk Kampanye Gerakan Earth Hour dengan mematikan lampu selama satu jam,” kata Mohammad Idris di Depok, Jumat (27/3).

Imbauan ini juga diperkuat dengan adanya Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 660.1/130-DLHK yang diberikan untuk Perangkat Daerah (PD), Kecamatan, serta Lurah untuk diteruskan ke masyarakat. Dengan harapan, seluruh elemen masyarakat Kota Depok juga turut mendukung gerakan tersebut.

Widget Situasi Terkini COVID-19

“Earth Hour diperingati oleh seluruh dunia setiap tahun, pada hari Sabtu, Minggu ketiga di bulan Maret. Ini bukan sekadar mematikan lampu 60 menit saja. Namun ini adalah sebuah kampanye untuk penghematan energi. Kita harus hemat, jika ingin dunia selamat, kita harus jaga keseimbangan hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suryahati mengatakan, guna melindungi bumi yang menjadi tujuan dari pelaksanaan Earth Hour, pihaknya ingin ikut berbuat dengan aksi-aksi peduli seperti memadamkan lampu dan listrik yang tidak terpakai.

“Seharusnya ada ceremony yang kita rencanakan di Alun-alun Kota Depok. Namun karena kondisinya seperti ini, maka kami putuskan kegiatan dilakukan di rumah masing-masing,” terangnya. 

Dia menambahkan, melalui Earth Hour, pihaknya ingin masyarakat menanamkan kesadaran pentingnya berhemat energi. Serta tidak merusak bumi dengan sampah-sampah plastik.

“Kami tidak fokus berapa rupiah yang dikonversi setiap tahun. Namun lebih kepada bagaimana penyadaran gaya hidup ramah lingkungan, berapa masyarakat yang mau diajak bekerja sama untuk melestarikan alam. Kami rasa itu poin utama,” pungkasnya.