PARLEMEN

Kemenhub Diminta Beri Peringatan Pengusaha Moda Transportasi soal Corona

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, meminta Kementerian Perhubungan untuk mengimbau perusahaan moda transportasi untuk memberikan alat pelindung diri (APD) dan edukasi pencegahan virus Corona kepada para pengemudinya yang masih bertugas.

Menurutnya, baik itu mencakup moda transportasi seperti Pesawat, Kapal Laut, Kereta Api, Bus, Taxi, Angkutan Umum, ojek online dan lainnya.

“Kementerian Perhubungan melalui Dirjennya, baik udara, darat dan laut untuk berkordinasi dengan dinas di daerah untuk rutin mengingatkan perusahaan Moda transportasi umum untuk melakukan cek Corona kepada para tenaga kerjanya. Seperti bus, maupun kendaraan online,” kata Novita saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (26/3).

Ia menegaskan, perusahaan jasa angkutan tersebut harus memiliki rasa tanggung jawab yang penuh kepada para pengemudinya, terlebih dalam kondisi social distancing tetap bertugas demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatannya itu, Novita mengambil contoh bagaimana transporasi online yang hingga saat ini masih berjibaku mengantarkan pesanan makanan maupun penumpang.

Menurut dia, bukan karena tidak mau mengikuti himbauan pemerintah, lantaran kondisi perekonomian keluarga yang tetap harus dipenuhi setiap harinya.

“Perusahaan harus bertanggung jawab dengan memberikan edukasi atau tutorial, baik pengguna maupun para penumpangnya,” ujar wakil ketua badan urusan rumah tangga (BURT) DPR RI itu.

“Sekarang sudah waktunya memperhatikan para karyawannya, di cek kesehatan mereka (karyawan), kasih vitamin, pokoknya memberikan perhatian dengan alat pelindung diri (APD),” sautnya.

Dia pun mengingatkan, jangan kemudian para driver yang tetap bekerja ini sebagai ujung tombak dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, justru menjadi pembawa wabah Wuhan tersebut.

“Mereka itu kan saat ini menjadi ujung tombak juga, memenuhi kebutuhan masyarakat, seharusnya diperhatikan kesehatannya. Juga memberikan perlengkapan minim, seperti masker, semprotan disinfektan (untuk kendaraan) secara rutin, hingga hand sainitezer,” pungkas politikus Gerindra itu.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

14 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

2 hari yang lalu