Menteri Keuangan RI Sri Mulyani
MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, untuk menangkal dampak virus Corona terhadap pertumbuhan ekonomi, setelah dikeluarkannya berbagai stimulus fiskal tahap I dan II, Pemerintah mengambil langkah-langkah re-focusing penganggaran untuk sektor kesehatan dan bantuan sosial.
Ia menjelaskan, sejumlah upaya untuk menghambat penyebaran virus Covid 19 seperti work from home, self quarantine, atau social distancing, telah diikuti dengan langkah-langkah untuk membantu usaha kecil informal yang terdampak akibat berkurangnya aktivitas masyarakat keluar rumah.
“Pemerintah akan akan mempelajari data untuk menentukan kebijakan apa yang paling tepat dan efektif untuk mendorong ekonomi di kelompok pelaku ekonomi tersebut,” ujar Sri Mulyani dalam keterangannya, Kamis (19/3).
Secara umum, kata Sri Mulyani, kondisi perekonomian Indonesia saat ini, pendapatan negara sampai dengan Februari 2020 mencapai sebesar Rp216.6 triliun, Belanja negara mencapai Rp279,4 triliun, dan pembiayaan anggaran Rp112.9 triliun. Sehingga defisit saat ini tercatat di angka 0.37%.
Untuk itu, ia menekankan dukungan dari masyarakat untuk membantu menghambat penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan WFH, self quarantine, ataupun social distancing tentu saja akan sangat membantu.
“Saya sangat berterima kasih atas berbagai inisiatif dari masyarakat yang terus memberikan bantuan baik dalam bentuk dana maupun penyebaran informasi akurat mengenai penanganan Covid-19,” ujarnya.
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengumumkan penurunan suku bunga…
MONITOR, Jakarta — Proses pendorongan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan selesai pada Senin…
MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…
MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…