PARLEMEN

Puluhan Jurnalis Terlantar di RS Persahabatan, Komisi IX DPR: Bukti Ketidaksiapan Pemerintah

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Daulay menyayangkan sikap Rumah Sakit Persahabatan yang tidak melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para wartawan istana kepresidenan.

Padahal, pemeriksaan itu dinilai sangat penting mengingat mereka memiliki riwayat kontak dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, yang sudah dinyatakan positif terjangkit virus Corona. 

Selain itu, pemeriksaan yang dimaksud juga sudah mendapat persetujuan dari juru bicara (Jubir) pemerintah, Achmad Yurianto.

“Wajar saja bila ada wartawan yang kecewa. Sebab, mereka sudah dengan sukarela mau memeriksakan diri. Itu artinya, ada kesadaran untuk melindungi diri dan orang lain (dari virus, red),” kata Saleh saat dihubungi, di Jakarta, Senin (16/3).

Tidak hanya itu, kata Saleh ketidaksiapan rumah sakit persahabatan bisa jadi dianggap sebagai ketidaksiapan pemerintah. Jangankan untuk melacak dan memeriksa yang belum melapor, yang sudah melapor secara sukarela pun tidak bisa diperiksa. 

“Bagaimana dengan warga masyarakat lain yang jumlahnya sangat besar? Ini tidak bisa dianggap main-main. Sangat perlu diseriusi,” papar dia.

“Ini kan sudah sesuai prosedur yang berlaku. Setiap orang yang memiliki riwayat kontak harus segera diperiksa. Tidak boleh ditunda-tunda mengingat pergerakan virus corona dikenal sangat cepat (menjangkit),” tegas politikus PAN itu.

Dalam situasi seperti ini, Saleh mengingatkan bahwa pihak rumah sakit diharapkan dapat menyiagakan para dokter dan tenaga medis lainnya. Dengan begitu, masyarakat tetap dapat dilayani meskipun di masa libur. Ini tentu sangat penting untuk diperhatikan dan diprioritaskan.

“Virus kan tidak ada liburnya. Akan tetap bergerak dan berkembang. Jika tidak diantisipasi, bisa menjangkiti banyak orang,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, pemeriksaan kesehatan terhadap para pewarta yang biasa meliput di Istana Presiden di RSUP Persahabatan Jakarta tidak berjalan dengan baik. Sebangak 30 wartawan Istana terlantar karena tak kunjung diperiksa.

Recent Posts

UIN Siber Cirebon Tembus 23 Besar PTKIN Terbaik Versi Webometrics 2026

MONITOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon masuk dalam 23 besar…

46 menit yang lalu

PELNI Catat Angkutan Peti Kemas Tumbuh Menjadi 13.142 TEUs Sepanjang 2025

MONITOR, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) membukukan kinerja positif dalam penugasan angkutan barang sepanjang…

4 jam yang lalu

UIN Sumatra Utara Raih Peringkat 1 Nasional Kinerja Riset Versi SINTA

MONITOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara mencatatkan prestasi akademik tingkat nasional setelah…

6 jam yang lalu

ASDP Tutup Layanan Nataru, Penumpang Tumbuh dan Kepuasan Publik Sangat Tinggi

MONITOR, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menutup penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun…

11 jam yang lalu

DPR: KUHP dan KUHAP Baru Jamin Aktivis Tak Bisa Asal Dipenjara

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menjelaskan reformasi hukum pidana dengan terbitnya…

13 jam yang lalu

Haji 2026, Pemerintah Perkuat Petugas dan Layanan Ramah Perempuan

MONITOR, Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmennya menghadirkan layanan haji yang ramah perempuan melalui penguatan kualitas…

15 jam yang lalu