Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto (dok: Rangga Monitor)
MONITOR, Jakarta – Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, menegaskan tidak ada perpecahan yang terjadi pasca pelaksanaan Kongres PAN, di Kendari, Sulawesi Tenggara kemarin. Apalagi, sambung dia, sampai ada wacana untuk membuat partai baru atau PAN Reformasi.
“InsyaAllah gak ada itu, ya kenceng karena yang ngomong Asri Anas yang orang baru (di partai),” kata Yandri kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (13/3).
Menurut Yandri, apa yang disampaikan Asri Anas itu, lantaran yang bersangkutan tidak memahami sejarah berdirinya partai berlambang matahari putih tersebut.
“Sebenarnya Kongres Bali sama Kendari sama, dari sisi runutan acara kemudian keputusan sama. Tapi karena Asri gak tahu ya mungkin dia cuap-cuap aja,” paparnya.
Dalam kesempatannya itu, Yandri menegaskan bahwa surat keputusan (SK) Kementerian Hukum dan HAM terhadap hasil kongres di Kendari sudah diterbitkan.
“Jadi tidak ada lagi perdebatan. Soal siapa yang jadi pengurus dan posisinya apa, ya secara global sudah disampaikan oleg Bang Zul (Zulkifli Hasan),” pungkas Loyalis Zulhas ini, sembari memaparkan Ketua MPP Hatta Rajasa, Ketua Dewan Kehormatan yang sebelumnya ditempati Amien Rais, sekarang diduduki oleh Soetrisno Bachir.
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…
MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…
MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…
MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…
MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…