Politikus PAN: Tidak Mungkin Figur Amien Rais Disingkirkan

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Muladi (Foto: dok netralnwes.com)

MONITOR, Jakarta – Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi meyakini bahwa Ketua Umum PAN terpilih Zulkifli Hasan tidak mungkin memiliki niat untuk menyingkirkan Amien Rais dari partai.

Apalagi, sambung dia, Amien Rais merupakan salah satu pendiri berlambang matahari putih.

“Pak Amien identik dengan PAN. Bang Zulkifli, Bang Hatta Rajasa, Mas Sutrisno Bachir itu murid dan santrinya Pak Amien. Sampai kapanpun, Pak Amien tidak tergantikan,” kata Viva menampik adanya tudingan tersebut, di Jakarta, Kamis (12/3).

Dikatakan Viva, ada persepsi yang kurang tepat atas pemahaman AD/ART PAN, sehingga menimbulkan salah tafsir.

“Yang dimaksud pengurus DPP PAN itu terdiri atas pengurus di ‘lembaga eksekutif’, di Majelis Penasihat Partai, dan di Lembaga Partai,” paparnya.

“Di Pasal 23 AD pasal 52 ART PAN, telah diatur tentang Lembaga Partai, yang terdiri dari Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, Dewan Instruktur Perkaderan Nasional, dan lembaga partai lain yang memiliki fungsi dan tugas khusus,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia pun menegaskan, hasil Kongres PAN di Kendari merupakan keputusan yang sah, legal, dan konstitusional.

Di mana semua kandidat ketua umum telah berkontestasi dan proses pemilihannya berjalan lancar dengan peserta sah yang memiliki hak pilih.

“Saya berharap kepada seluruh kader partai untuk merajut kembali kebersamaan. Menjemput yang tertinggal, bergandengan tangan untuk kebesaran partai ke depan,” himbaunya.

Sempat di diberitakan, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Sulawesi Barat Muhammad Asri Anas menuturkan, sejumlah ketua DPW dan ketua DPD PAN melakukan rapat tadi malam untuk mendesak Amien membentuk partai baru.

Menurutnya, dalam pengurus PAN yang baru saat ini posisi Amien Rais sebagai dewan kehormatan telah diganti Soetrino Bachir, karena Zulkifli menilai sosok Amien sebagai penghalang.

Anas mengklaim, pembentukan PAN Reformasi juga usulan dari 3 ribu kader PAN dari 200 lebih DPD dan DPW diberbagai daerah.