Pemerintah Saudi Diharapkan Buka Kembali Akses Ibadah Umrah

Jamaah Muslimin (Hizbullah) menggelar konferensi pers terkait penyebaran virus Corona di Arab saudi (dok: Satria Sabda Alam/ Monitor)

MONITOR, Jakarta – Kebijakan pemerintah Arab Saudi menangguhkan akses ibadah umrah bagi jamaah Indonesia rupanya menyita perhatian organisasi Jamaah Muslimin (Hizbullah). Imam Jama’ah Muslimin (Hizbullah), Yakhsyallah Mansur, pun menghormati keputusan yang diambil pemerintah Saudi.

Kendati demikian, ia berharap agar pemerintah Saudi segera membuka kembali akses masuk ibadah umrah dengan catatan jamaah yang berangkat tidak terindikasi virus Corona atau Covid-19.

“Kami menghargai keputusan penundaan tersebut, namun diharapkan agar perjalanan umrah bisa dibuka kembali secepatnya sebagai upaya melanjutkan tugas suci sebagai Khadimul Haramain Syarifain,” ujar Yakhsyallah Mansur di gedung MER-C Senen, Jakarta Pusat, Rabu (11/3).
Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah),

Begitupun dengan ibadah haji tahun ini, ia berharap agar tidak ada kendala terkait penyelenggaraan ibadah haji 2020 nanti.

“Kami berharap agar penyelenggaraan haji pada Dzulhijjah 1441 H dan seterusnya tidak terkendala dengan adanya virus corona serya hambatan lainnya,” imbuhnya.