Gedung Dinas Kesehatan DKI Jakarta (dok: BeritaJakarta)
MONITOR, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta saat ini menyiapkan anggaran Rp 54 Miliar untuk mengatasi merebaknya virus corona. Anggaran tersebut diambil dari biaya tidak terduga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran ini digunakan khusus oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
Ketua Tim Tanggap Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto mengatakan, saat ini pihaknya telah menyiapkan anggaran belanja tidak terduga sebesar Rp 54 Miliar yang semula tidak teralokasi di perangkat daerah masing-masing.
“Dinas Kesehatan bisa melaksanakan kegiatan dalam rangka menanggulangi COVID 19,” kata Catur di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (10/3).
Catur menjelaskan, perkembangan kasus Covid-19 dari waktu ke waktu sangat cepat. Untuk itu selain menyiapkan anggaran, pihanya akan menggelar pertemuan dengan para stakeholder terkait sepeti dengan dokter paru Indonesia, ahli epidenologi dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Tujuannya, lanjut Catur, untuk mendapatkan berbagai masukan kepada Pemprov DKI Jakarta bagaimana langkah terbaik untuk mengurangi kemungkinan penularan virus Corona itu.
“Darisitu kita akan segera ambil keputusan untuk dijadikan dasar bagi seluruh perangkat Pemprov DKI dan masyarakat tentang keramaian,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…
MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…
MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…
MONITOR, Konawe - Digitalisasi pemilu tidak otomatis menjamin integritas suara. Tanpa transparansi data, verifikasi berjenjang,…