Kemendes PDTT

Menteri Halim Buka Lomba BUMDes se-Indonesia

MONITOR, Purbalingga – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar didampingi Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Taufik Madjid dan Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal Samsul Widodo meresmikan lomba BUMDes se-Indonesia.

Lomba ini diresmikan Gus Menteri, sapaan akrabnya saat kunjungan kerjanya ke Desa Wisata Lembah Asri Serang (D’LAS) di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada Selasa (10/3).

Gus Menteri mengatakan, Lomba BUMDes se-Indonesia bertujuan untuk meningkatkan semangat, kreativitas juga untuk mengapresiasi BUMDes-BUMDes diseluruh Indonesia

“Dengan adanya lomba BUMDes ini, harapannya para BUMDes-BUMDes bisa lebih semangat dan bisa lebih meningkatkan kreativitas. Akan ada hadiah total Rp4 Miliar untuk diperebutkan BUMDes-BUMDes se-Indonesia,” Ujar Gus Menteri

Dalam kunjungan kerja tersebut, Gus Menteri juga meresmikan wahana-wahana baru di komplek wisata D’LAS.

Wahana baru yang diresmikan adalah Kolam Renang D’LAS dan Green House Stroberi D’LAS.

Selain meresmikan dua wahana tersebut, Gus Menteri juga meresmikan Cottage D’LAS, Meeting Room D’LAS dan Cottage D’LAS.

Dalam kunjungannya tersebut, Gus Menteri mengapresiasi wisata yang dikelola oleh badan usaha milik desa (BUMDes)

Menurut Gus Menteri, adanya desa wisata akan mendongkrak pendapatan dari sektor badan usaha milik desa (BUMDes). Agar wisata bisa bersaing dan berkembang pengelolaan harus melihat potensi desa.

“Wisata merupakan aset desa. Jika wisata dikelola dengan memanfaatkan potensi desa, maka wisata itu akan bisa bersaing dan berkembang” katanya

Selain dihadiri Gus Menteri, acara launching lomba BUMDes dan peresmian tersebut juga dihadiri oleh Bupati Purbalingga Dyah H. Pratiwi, Forkopimda, seluruh kepala desa dan pendamping desa se-kabupaten Purbalingga dan masyarakat desa Serang.

Dihadapan Bupati, kepala desa, pendamping desa dan masyarakat yang hadir, Gus Menteri mengatakan bahwa Purbalingga merupakan satu-satunya daerah di Jawa Tengah yang dinominasikan untuk dikunjungi Presiden Joko Widodo.

“Setelah saya kunjungan langsung ke Purbalingga saya akan menominasikan Purbalingga menjadi satu-satunya daerah di Jawa Tengah yang akan dikunjungi Presiden. Mudah-mudahan disetujui,” Pungkas Gus Menteri

Launching dan peresmian wahana ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Mendes PDTT.

Setelah dari desa wisata D’LAS, Gus Menteri akan menuju ke Desa Digital yang bertempat di Desa desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar.

Gus Menteri juga dijadwalkan mengunjungi kampung Marketer di Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga, Jawa Tengah.

Recent Posts

“Kumpul Bersama Rakyat” Buka Peluang Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…

12 menit yang lalu

HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja

MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…

3 jam yang lalu

Kementerian UMKM: Holding UMKM Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok

MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…

3 jam yang lalu

Jasa Marga Catat 509 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek pada H-3 s.d. H-1 Periode Libur Hari Kemerdekaan RI

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…

12 jam yang lalu

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Rancamaneuh Munjul Gelar Upacara di Halaman Masjid Al Muhibbin

MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…

20 jam yang lalu

Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…

20 jam yang lalu