Pasca Dua Warganya Terinfeksi Corona, Wali Kota Pastikan Depok Aman dan Kondusif

Wali Kota Depok, Mohammad Idris (kiri) didampingi Kadiskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono (kanan) saat memberikan keterangan pers terkait corona di ruang Crisis Center Corona. (Foto: Boy Rivalino)

MONITOR, Depok – Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menegaskan Kota Depok saat ini dalam kondisi aman dan terkendali. Tak lupa dirinya terus berpesan ke masyarakat untuk tidak panik terhadap virus corona sebab pemerintah sudah melakukan sejumlah upaya.

“Jangan panik, karena kondisi Depok aman terkendali. Jadi silakan datang bagi masyarakat yang ingin ke Kota Depok,” kata Mohammad Idris usai Konferensi Pers Penanganan virus corona di Kota Depok di Ruang di Balai Kota Depok, Jumat (6/3).

Idris mengatakan, kasus virus corona memang perlu diwaspadai. Namun kewaspadaan tersebut harus sesuai dengan ketentuan dan norma yang sudah diterapkan oleh pemerintah.

Lebih lanjut, ujarnya, penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Mulai dari pembuatan flyer informasi virus corona, hingga sosialisasi pencegahan di banyak tempat, baik di sekolah, Puskesmas, terminal, ataupun stasiun kereta yang bekerja sama dengan PT KAI.

“Seperti kita harus menerapkan Perilaku Bersih Hidup Bersihdan Sehat (PHBS), menjaga pola makan yang baik. Tidak lupa dengan aktivitas yang terdapat dalam Gerakan masyarakat Hidup Sehat (Germas),” jelasnya.

Dia menambahkan, terkait pemberitaan yang berkembang sekarang ini masyarakat diajak untuk tidak langsung mempercayainya, terlebih yang bersumber dari media sosial (medsos). Menurutnya, ada baiknya dilakukanklarifikasi terlebih dahulu kepada pihak yang kompeten.

“Misalnya ada info sekolahan di Depok diliburkan. Hal ini bisa dikonfirmasi langsung ke Crisis Center yang kita punya atau ke dinas terkait. Kewaspadaan kita hendaknya tidak disikapi dengan kepanikan. Terlebih sampai paranoid, sebab akan memunculkan hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.