Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhyiddin Junaidi, (dok: Satria Sabda Alam/ Monitor)
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhyiddin Junaidi, mengimbau kepada organisasi masyarakat (ormas) untuk menunda kegiatan yang bersifat massal. Menurutnya langkah tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (CoVid-19).
Ia menilai penyebaran virus tersebut bisa dengan mudah menular dengan cepat, sehingga menurutnya, kegiatan yang bersifat massal ditunda sementara sampai semuanya benar-benar aman.
“Karena virus ini sangat cepat menyebar dan tidak bisa dideteksi dengan mata telanjang dan dia bisa menyebar melalui udara, maka sebaiknya ditunda event-event seperti itu,” tutur Muhyiddin di Kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).
Lebih lanjut, ia mengatakan langkah tersebut juga dilakukan di berbagai negara di dunia yang menghentikan sejumlah kegiatan yang ramai, seperti pertandingan sepakbola, dan konser.
“Bahkan di Iran, salat jumat pun ditiadakan karena mereka khawatir. Mudah-mudahan bangsa ini bisa selamat,” terangnya.
Terakhir, Ia mengatakan kegiatan yang melibatkan massa dengan jumlah besar itu boleh saja dilakukan, namun menurutnya perlu ada jaminan kebersihan dan Keamanan. Namun menurutnya lebih baik untuk ditunda.
“Kecuali kalau diadakan secara higienis, protektif dan garansi kesehatan,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut baik kebijakan yang akan diterapkan Pemprov…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini meminta Pemerintah untuk melakukan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq mendorong agar pelaku pencambulan puluhan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus mendorong transformasi dan kemandirian industri logam nasional melalui peningkatan…
MONITOR, Palu - Organisasi Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (LS-ADI) menggelar Focus Group Discussion…
MONITOR, Cianjur — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kekuatan Indonesia dalam menghadapi tantangan global tidak hanya…