PEMERINTAHAN

Cegah Virus Corona, Kemenperin Cek Suhu Tubuh Tamu hingga Pegawai

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meningkatkan pengawasan bagi pegawai hingga tamu untuk tindakan preventif penyebaran virus korona atau Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni dengan melakukan pengecekan suhu tubuh setiap orang yang masuk ke gedung Kemenperin.

Tindakan preventif ini dijalankan, mengingat kemarin Presiden Joko Widodo sudah mengumumkan ada dua warga Indonesia yang sudah positif terindikasi menderita virus korona baru tersebut.

“Mulai hari ini, kami melakukan tindakan pencegahan di lingkungan Kemenperin dengan mengukur suhu tubuh setiap orang yang masuk ke kantor Kemenperin oleh tenaga medis yang kami siapkan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono di Jakarta, Selasa (3/3).

Sekjen Kemenperin mengungkapkan, setiap pegawai dan tamu yang datang ke gedung Kemenperin, akan diperiksa petugas dengan menggunakan thermometer infrared.

“Setiap orang yang melintas akan ditempelkan alat pengukur suhu tubuh digital di bagian kening. Pengukuran suhu tubuh dilakukan di pintu masuk gedung Kemenperin,” jelasnya.

Apabila saat pengukuran suhu tubuh ada yang mencapai 37,5 derajat celsius, tamu dan pegawai tersebut akan diperiksa lebih lanjut oleh tim Balai Kesehatan Kemenperin.

“Hal itu untuk cepat mengidentifikasi kondisi kesehatan yang bersangkutan secara lebih detail,” ungkapnya.

Menurut Sigit, pengukuran suhu tubuh ini akan terus dilakukan sampai kondisi di Indonesia dinyatakan bebas dari virus korona. Sebagai tindakan preventif, Kemenperin juga menyiapkan hand sanitizer di setiap lantai gedung dan pintu masuk.

“Para pegawai dan tamu yang datang kami minta untuk membersihkan tangan sesering mungkin,” tegasnya.

Dalam rangka melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus korona, Kemenperin juga menyampaikan pengumuman mengenai imbauan menjaga kesehatan kepada pegawai yang ada di lingkungan Kemenperin.

“Sesuai yang telah disampaikan oleh Menteri Kesehatan, dengan daya tahan tubuh yang bagus, kemungkinan terjangkit penyakit akan sangat kecil,” imbuhnya.

Dalam upaya mencegah penularan penyakit Covid-19, Presiden mengajak warga menjaga higienitas dengan sering mencuci tangan dan mengurangi kontak. Pemerintah juga sudah menyiapkan 100 rumah sakit yang memiliki kemampuan isolasi dan peralatan medis sesuai standar internasional.

Selain itu, pemerintah sudah membentuk tim gabungan untuk penanganan virus korona yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat sipil.

Untuk pertanyaan seputar #COVID19Indonesia, silahkan masyarakat menghubungi hotline melalui nomor telepon (021) 5210411 atau 081212123119 dan akun media sosial @KemenkesRI.

Recent Posts

Kebuntuan Arah Pembangunan Indonesia di Tengah Distorsi Program Populis dan Keterpurukan Moneter

Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…

8 jam yang lalu

Benarkah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Baru? Ahli Epidemiologi UIN Jakarta Beri Penjelasan dan Imbauan Penting

MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…

9 jam yang lalu

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

11 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

11 jam yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

12 jam yang lalu

Warga Sangihe Terisolasi Akibat Gempa Dahsyat di Sulut, Puan Dorong Ketangguhan Bencana di Pulau Terluar

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa…

12 jam yang lalu