Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (dok: Instagram)
MONITOR, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta untuk segera membentuk tim khusus untuk mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia.
Tim itu dibentuk dengan tujuan agar Kemendagri dapat melakukan kordinasi dan monitoring hingga pendataan dengan seluruh kepala daerah baik di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/2).
Ia berpandangan, dengan adanya tim yang dibentuk Kemendagri dapat mempercepat indikasi dan kordinasi bagi warga di seluruh daerah bila ada yang terjangkit virus tersebut.
“Apabila terdapat warganya yang diindikasikan terjangkit virus corona, maka segera melaporkan hal tersebut kepada desk Corona Kemendagri, yang kemudian ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan,” papar politikus Gerindra itu.
“Supaya segera dilakukan pencegahan dini dan penanganan medis lebih lanjut, atau hal-hal lain yang dianggap perlu,” tambahnya.
Menurut dia, permintaan pembentukan tim, secara khusus untuk dapat dibentuk sesegera mungkin, dalam upaya antisipasi pencegahan dini penyebaran virus dengan nama lain COVID-19 ini.
“Hal ini saya minta secara khusus, supaya kita dapat mengantisipasi penyebaran virus corona secara dini di Indonesia,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - QUTB GLOBAL Indonesia mengapresiasi Pemerintah Republik Indonesia dan penyelenggara konser Andrea Bocelli…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Indonesia Skills Competition (InaSkills) tahun 2026 di…
MONITOR, Surabaya – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong peningkatan…
MONITOR, Assisi - Gagasan Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana melalui…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah tengah melakukan pembahasan teknis mengenai usulan insentif bagi kendaraan hybrid. Menteri…