POLITIK

Kritik Anggaran Polri untuk Influencer, IPW: Jangan Membangun Pencitraan Semu

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch atau IPW angkat bicara terkait rencana Polisi menggelontorkan dana Rp2,7 miliar untuk pencitraan bagi influencer atau orang-orang yang punya followers atau audience yang banyak di sosial media dan punya pengaruh yang kuat terhadap followers mereka, seperti artis, selebgram, blogger, youtuber, dan lain sebagainya.

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan menghabiskan dana miliaran rupiah untuk membayar influncer yang dilakukan Polri selama ini adalah sebuah kesalahan fatal dalam membangun strategi pencitraan dalam rangka meraih kepercayaan publik.

“Penggunaan influncer adalah strategi jalan pintas yang sarat politisasi yang tidak akan membawa hasil apapun bagi Polri selain buang-buang anggaran. Polri adalah aparatur keamanan dan bukan partai politik atau produsen alat-alat kecantikan,” katanya.

Menurut Neta, penggunaan influncer mungkin hanya bermanfaat buat pencitraan jangka pendek bagi partai politik atau produk kosmetika. Sedangkan bagi polri, jika sudah menghabiskan dana miliaran rupiah untuk influncer dan begitu ada oknum polisi yang berbuat negatif, pencitraan yang sudah dibangun tersebut akan hancur seketika.

“Sehingga strategi jalan pintas menggunakan influncer bagi polri akan lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaatnya. Polri adalah aparatur keamanan yang citranya akan terbangun dengan karya nyata. Artinya Polri harus serius dengan karya nyata dan bukan pencitraan semua,” terang Neta.

Neta menambahkan jika Polri sebenarnya sudah punya Program Promoter dan harusnya konsisten dan berkesinambungan dengan program tersebut untuk melahirkan karya-karya nyata yang promoter. Jika Polri tetap mengandalkan pencitraan semu yang menghabiskan dana miliaran untuk influncer menunjukkan program Promoter yang diagung-agungkan petinggi Polri sesungguhnya tidak berjalan sama sekali dan hanya isapan jempol belaka.

“Untuk itu polri harus menghentikan penghambur hamburan uang negara untuk influncer yang tidak akan bermanfaat tersebut dan kembali konsisten membangun karya nyata polri dengan program Promoter, sehingga Promoter benar-benar menjadikan polri yang profesional, modern dan terpercaya dan bukan membuat polri tampil dengan pencitraan semu,” tegas Neta.

Recent Posts

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

11 jam yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

11 jam yang lalu

Evaluasi Haji Embarkasi Banjarmasin, Menhaj Utamakan Istithaah Kesehatan Hingga Nol Toleransi Pelanggaran

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…

12 jam yang lalu

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…

12 jam yang lalu

Sikapi Penyesuaian BPIH 2027, Menhaj Tekankan Efisiensi Tanpa Turunkan Kualitas Layanan

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…

13 jam yang lalu

STPK Matauli Perkuat Peran Kampus Maritim, Prof Rokhmin Usulkan Dua Prodi Baru untuk Dukung Ekonomi Biru

MONITOR, Tapanuli Tengah – Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli terus memperkuat posisinya sebagai…

15 jam yang lalu