Raker 2020, Direktorat PTKI Komit Benahi Akreditasi Program Studi

Foto bersama Rapat Kerja Tahun Anggaran 2020, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam

MONITOR, Cianjur – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Ditjen Pendis, Kemenag RI menggelar Rapat Kerja Tahun Anggaran 2020 di Cianjur, Jawa Barat. Rapat tersebut dibuka langsung oleh Dirjen Pendis, Prof Kamaruddin Amin, Kamis (27/2) kemarin.

Direktur PTKI, Prof Arskal Salim GP menjelaskan, dalam agenda tersebut, pihaknya mempersiapkan dan mereview kembali program-program yang menjadi prioritas Direktorat PTKI kedepan. Diantara yang menjadi prioritas yakni terkait akreditasi program studi.

“Salah satu yang sangat mendesak adalah akreditasi progam studi, dan ini men-follow up beberapa pertemuan sebelumnya dengan pihak BAN-PT (Badan Akreditasi Perguruan Tinggi) dan pada Raker kali ini kita memfokuskan langkah-langkah agar masalah-masalah yang terkatung terkait akreditasi maupun kelembagaan dapat teratasi dengan baik,” tutur Arskal di Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (28/2).

Lebih lanjut, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menjelaskan, pada kesempatan Raker yang digelar mulai 27-28 Februari ini pihaknya mengundang berbagai pihak, mulai dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama hingga Perwakilan Kementerian PPN/Bappenas yang dihadiri Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek dan Kebudayaan, Dr Hadiat.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof Arskal Salim GP memberikan sambutan pada Rapat Kerja Tahun Anggaran 2020 Direktorat PTKI

“Alhamdulillah kita sudah mengundang berbagai pihak, mereka memberikan kami beberapa saran dan jalan keluar untuk bisa menindak lanjuti langkah-langkah yang akan ditempuh dalam rangka menyelesaikan masalah yang selama ini menerpa program studi maupun kelembagaan,” terangnya.

“Ini menjadi salah satu prioritas kami, karena ini sangat mendesak dan terutama bagi prodi-prodi yang mahasiswanya akan diwisudah, menunggu adanya perpanjangan akreditasi dan seterusnya,” tambahnya.

Selain itu, pada raker kali ini juga dibahas tentang transformasi kelembagaan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, dalam hal ini Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek dan Kebudayaan Dr Hadiat yang hadir memberikan poin-poin penting guna ditindak lanjuti oleh Direktorat PTKI agar Transformasi Kelembagaan dapat berjalan dengan baik.

“Sebab transformasi kelembagaan ini selain menunjang peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK), karena kita menargetkan 36.7 yang semula berada di bawah 35, kita ingin berkontribusi untuk meningkatkan itu, termasuk juga produktifitas daya saing yang menjadikan kualitas hasil lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam menjadi lebih baik lagi,” pungkas Arskal.