Pesan Dirjen Pendis Pada Raker Direktorat PTKI

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin (monitor/raker2020)

MONITOR, Cianjur – Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin memberikan arahan pada Rapat Kerja Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (27/2).

Dalam arahannya, Kamaruddin memberikan beberapa pesan kepada jajaran Direktorat PTKI untuk mengawali tahun anggaran 2020 ini. Diantaranya terkait anggaran pengembangan PTKI, akselerasi guru besar, jurnal di lingkungan PTKI, dan terkait sarana dan prasarana.

“Kedepan kita jangan hanya menjalankan rutinitas saja, kita harus berkomitmen meningkatkan mutu atau target yang terukur untuk pendidikan tinggi keagamaan islam,” ujarnya dihadapan para Eselon III dan IV Direktorat PTKI yang hadir.

Terkait anggaran pengembangan PTK, Kamaruddin Amin berharap Direktorat PTKI berorientasi pada mutu dan kualitas. Ia mencontohkan, hingga saat ini baru ada dua PTKIN dan empat Program Studi yang terakreditasi internasional, untuk itu ia berharap kedepan terus mengalami peningkatan.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin memberikan arahan pada Raker Direktorat PTKI Tahun Anggaran 2020

“PTKIN yang saat ini telah terakreditasi A, harus ditargetkan terakreditasi internasional, karenanya pastikan program untuk mendukung akreditasi internasional tersebut,” tutur Alumni Born Univercity Jerman ini.

Lebih lanjut, Kamaruddin Amin berharap jumlah Guru Besar di lingkungan PTKI dapat meningkat, dimana pada saat ini baru mencapai 530 profesor. Menurutnya jumlah yang ideal untuk jumlah guru besar minimal 2.900 profesor, hal itu jika merujuk pada jumlah program studi yang saat ini juga berjumlah 2.900.

“Jadi seharusnya kita memiliki minimal satu program studi satu profesor,” tandasnya.

Guna mencapai hal itu, Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini meminta stakeholder terkait mereview setiap program di PTKIN agar terarah dan terukur menuju peningkatan mutu dan kualitas perguruan tinggi sebagai pemegang otoritas tersebut.

Tak kalah pentingnya, Kamaruddin Amin juga berpesan agar jajaran Direktorat PTKI senantiasa melakukan pendampingan pada  anggaran untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan tinggi Islam, seperti SBSN 6in One, Program 4in One yang dibiayai Islamic Development Bank (IDB), Program UIII dan proyek Saudi Fund Development (SFD). 

Foto Bersama para peserta Raker Direktorat PTKI Tahun Anggaran 2020

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim GP menuturkan, kendati anggaran tahun 2020 ini terbilang kurang memadai, pihaknya siap menegaskan komitmen untuk peningkatan mutu dan kualitas Perguruan Tinggi keagamaan Islam.

“Kita harus bersinergi baik dalam cara kerja maupun implementasi anggaran agar lebih optimal”, tuturnya.

Sebagai informasi, raker ini dibuka secara resmi oleh Kamaruddin Amin dan terselenggara pada 27-29 Februari 2020. Nampak hadir pada kegiatan tersebut Kasubdit Ketenagaan Syafi’i, Kasubdit Akademik Mamat Salamat Burhanuddin, Kasubdit Sarana dan Prasarana Ruchman Basori, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama M Adib Abdushomad, Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Suwendi dan Kasubbag Tata Usaha Abdullah Hanif.