Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama pimpinan lainnya (Foto: Satria Sabda/MONITOR)
MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bahwa belum ada keputusan mengenai pembahasan rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja.
Apakah itu, sambung Puan, pembahasan melalui badan legislatif (Baleg), panitia kerja (Panja), maupun panitia khusus (Pansus).
“Nanti di sidang berikutnya kira akan bahas tentang itu. Jangan terburu-buru,” kata Puan kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (27/2).
Menurut dia, bukan soal dimana akan dibahas, tetapi bagaimana Omnibus Law ini bisa diselesaikan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Mau lebih cepet dari 100 hari DPR kerjain juga kok akan kita laksanakan hanya bermanfaat enggak buat masyarakat?” ujarnya.
“Jadi 100 hari itu, waktu itu kan memang disampaikan oleh pemerintah. Namun kan kami juga sudah berkomunikasi dengan pemerintah bahwa kami akan melaksanakan ini bersama-sama dengan pemerintah,” ucap dia.
“Kami berharap di DPR kalau ini cipta kerja itu nantinya hasil itu jadi cipta sejahtera jadi masyarakat yang kemudian terimbas atau rakyat yang terimbas oleh omnibus law cipta kerja ataupun perpajakan nanti itu hasilnya adalah masyarakat sejahtera,” pungkas dia.
MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…
MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…
MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…
MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…
MONITOR, Ciputat — Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa profesi…