Jakarta Bakal Punya Museum Nabi Muhammad, Ini Kata Anies

Peletakan batu pertama pembangunan museum Nabi Muhammad di kawasan Ancol, Jakarta (dok: Asep Saefuddin)

MONITOR, Jakarta – Museum sejarah Nabi Muhammad SAW dan peradaban Islam akan ada di Jakarta. Lokasi keberadaan museum ini berdiri di Pantai Ancol Timur, Jakarta Utara.

Bersama Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, dan Sekjen Liga Dunia Islam, Syaikh Muhammad Abdul Karim Al-Isa, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan museum ini.

Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan mendukung penuh dengan memfasilitasi lahan beserta infrakstrukturnya untuk pembangunan museum ini.

Widget Situasi Terkini COVID-19

Anies juga mengingatkan agar pembangunan museum ini dapat terlaksana dengan baik, yakni ‘on schedule, on budget, on quality’.

“Museum ini akan menjadi pelengkap ikon di Jakarta. Sebab, ini akan menjadi museum internasional sejarah Nabi Muhammad SAW dan peradaban Islam pertama dan terbesar di dunia, yang letaknya di luar Saudi Arabia, yaitu di kawasan Pantai Ancol Timur, Jakarta Utara,” ujarnya.

Kata Anies, semua menyakini bahwa kehadiran museum ini nantinya selain meningkatkan citra Kota Jakarta di dunia internasional, juga sangat bermanfaat bagi siapapun yang ingin mengetahui lebih dalam tentang rekam jejak sejarah Rasulullah SAW.

“Keberadaan museum ini memberi pesan kepada dunia tentang Indonesia yang senantiasa memberi perhatian terhadap Nabi Muhammad. Museum ini juga sebagai simbol Indonesia senantiasa menyebarkan misi risalah Nabi Muhammad yang penuh dengan akhlak mulia, kedamaian, dan kasih sayang,” terangnya.

Diketahui, pembangunan museum ini merupakan hasil kolaborasi dari DMI, Liga Dunia Islam (Rabithah Alam Al Islam) dan Yayasan Wakaf As-Salam Saudi Arabia bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.