PERTANIAN

Sejak 2019, Kementan Kembangkan Penangkaran Benih di Pandeglang

MONITOR, Pandeglang – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan sejak tahun 2019 telah menginisiasi pemanfaatan lahan seluas 1.000 ha di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten untuk penangkaran benih. Itu merupakan bagian dari kegiatan korporasi padi berbasis kawasan.

Lokasi penangkaran benih itu dipusatkan di dua Kecamatan yaitu Kecamatab Patia dan Sukaresmi. Dan benih yang dikembangkan yaitu Varietas Inpari 42, Inpari sidenuk, Inpari 33 dan Situ Bagendit.

“Penangkaran benih ini telah dipantau sejak awal perencanaannya. Mulai dari pemilihan lokasi, sosialisasi ke calon petani penangkar dan pemilihan varietas benih yang akan ditanam,” ungkap Kepala BPSB Provinsi Banten Sobirin.

Kegiatan ini menerjunkan langsung 10 pengawas Benih Tanaman (PBT) dari daerah lain untuk mengawasi proses pemeriksaan lapangan dalam rangka verifikasi. “Hal ini karena PBT di Kabupaten Pandeglang hanya 1 orang, jadi kami kekurangan tenaga”, lanjut Sobirin

Untuk pascapanennya, di lokasi penangkaran tersebut telah tersedia pengering (dryer) dengan kapasitas 10 ton sehingga dapat mempercepat proses pengeringan benih, demikian dijelaskan Budi S. Januardi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang.

Selain alsin yang sudah mendukung Budi juga berharap peranan off taker diperkuat. “Bersama sama dengan dinas, off taker harus turut serta membimbing petani dalam pengolahan benih”, tambah Budi.

Tak hanya PBT, Pengawas Organisme Penggangu Tumbuhan (POPT) juga turut bahu membahu membantu dalam hal mengamankan pertanaman dari serangan OPT. Ada di beberapa lokasi yang tanaman padinya tumbuh tidak sesuai yang diharapkan. Ini biasanya disebabkan perakaran yang tidak normal yang menyebabkan daun kuning kemerah merahan dan mengering.

“Untuk itu, kita akan melakukan Gerakan Pengendalian (Gerdal) yang di fasilitasi bantuan fungisida dari BPTPH. Kementan juga siap menambahkan insektisida yang diperlukan bila persediaan BPTPH tidak mencukupi,” tandas Budi

Sebagai bukti keberhasilan kegiatan ini ketua poktan Silih Asih di Desa Ciawi Hasan Riyadi mengatakan bahwa petani menjadi lebih bersemangat karena jaminan hasil panen benih sudah ada yang akan menyerap.

Senada dengan hal tersebut Ketua Poktan Kiara Jaya Ali Sabib megungkapkan bahwa Bantuan pemerintah dalam kegiatan penangkaran benih sangat membantu para petani. “Terlebih di Pandeglang ini belum banyak petani penangkar benih, jadi disini kami belajar semua,” ujarnya.

Kabupaten Pandeglang benar benar serius menggarap kegiatan ini. Hal ini sesuai dengan arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo untuk memberdayakan petani dan memandirikan petani agar berdaya saing.

Diharapkan kegiatan ini masih dilanjutkan di Tahun 2020 agar petani penangkar yang telah mulai muncul ini tetap dapat dibina dan kemudian akan menjadi ahli agar produksi benih padi bisa lebih berkualitas dan meningkat serta pengaksesan bagi petani akan lebih mudah untuk memperoleh benih unggul karena telah banyak tersedia.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

13 jam yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

18 jam yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

18 jam yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

19 jam yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

19 jam yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

19 jam yang lalu