Pansus Banjir Sudah Masuk Agenda Bamus, DPRD DKI: Tinggal Disahkan

Fraksi PAN DPRD DKI, Zita Anjani

MONITOR, Jakarta – Lama tak terdengar kabarnya, Pansus banjir kembali dibunyikan kalangan wakil rakyat Jakarta. Kabar terbaru kalangan wakil rakyat Jakarta sudah menyepakati pansus banjir untuk segera dibentuk.

“Pansus banjir lanjut terus. Bahkan sudah masuk dalam agenda Badan Musyawarah (Bamus) dewan,” ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani, membenarkan kalau pansus banjir sudah disepakati seluruh fraksi di DPRD DKI.

Menurut Zita, pansus banjir itu dibuat untuk membantu Pemprov DKI dalam mencari solusi dalam pencegahan dan penanganan banjir di ibu kota.

Bahkan Zita menyebut, Pansus Banjir tinggal menunggu di sahkan Ketua DPRD DKI.

“Mekanismenya anggota DPRD itu bersurat ke pimpinan, lalu nanti disahkan,” kata Zita.

Nantinya setiap fraksi, lanjut Zita, diminta untuk mengirimkan anggotanya masuk sebagai anggota pansus. Untuk anggota pansus disarankan bisa memahami permasalahan banjir di Jakarta dan dapat menampung aspirasi fraksi terkait penanganan banjir.

“Sesuai tata tertib (tatib) ada hitungannya fraksi-fraksi itu biasanya yang besar bisa 5 orang, yang kecil bisa satu yang middle bisa 2 ataua 3 orang,” jelas dia.

Menurut Zita, kehadiran Pansus Banjir saat ini dinilai perlu, sebab sejak Desember 2019 lalu sudah tiga kali Jakarta dikepung banjir. Apalagi berdasarkan prediksi BMKG hujan ekstrem akan terus mengguyur Jakarta hingga Maret 2020 mendatang.

“Semua anggota lintas fraksi sepakat Pansus banjir. Karena kan dari bulan Desember ini banjir sudah terjadi berulang-ulang. Di Jakarta sekarang hujan 1 jam saja sudah naik 30-40cm,” papar Zita.

“Apalagi ini kan banjir yang ketiga kali yang cukup parah dalam jangka waktu dua bulan ini ya semua sepakat tadi soal Pansus banjir,” sambungnya.

Zita menilai untuk menangani persoalan banjir memang harus fokus dan intensif. Kata dia, persoalan di Jakarta sangat kompleks, sehingga membutuhkan wadah yang khusus menangani banjir di ibu kota.

“Ya kan enak kalau ada Pansus banjir jtu jadi memang ada anggota khusus yang fokus membahas dan mencari solusi tentang permasalahan banjir,” ungkap dia.

Terakhir, putri Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) ini pun mengingatkan setelah dibentuknya Pansus banjir, wadah tersebut tidak dijadikan hanya untuk ajang tampil politik.

“Untuk pansus saya juga tadi tekankan jangan jadi ajang politik yah di sini warga Jakarta menilai loh kinerja dewan kita harus objektif mungkin,” pungkasnya.