Selasa, 21 September, 2021

LSP Pramindo perkenalkan Metode Baru Sertifikasi Kompetensi Wisata

MONITOR, Jakarta – Sekitar 200 orang asesor kompetensi bidang kepariwisataan dari seluruh Indonesia menghadiri kegiatan Empowering Assesment Skill yang diselenggarakan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pramindo, di Bumi Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Timur, Senin (21/2/2020).

Para asesor yang hadir mewakili 14 asosiasi professional yang bergerak di bidang wisata, mulai dari asosiasi wisata perjalanan, asosiasi pemandu gunung, Ekowisata, penelusuran goa, arung jeram, perjalanan umroh, serta wisata scuba diving dari seluruh Indonesia.

Menurut Direktur LSP Pramindo Sri Suryani, pihaknya telah mengeluarkan 42 skema sertifikasi terbaik kepariwisataan. “Jumlah itu menjadikan kami yang terbesar di bidang sertifikasi profesi, bahkan asesor yang bernaung mencapai 296 orang dari Sabang-Merauke,” kata Sri Surynani.

Dalam pertemuan itu, Sri mengungkapkan perubahan-perubahan dan modifikasi dari metode sertifikasi profesi sesuai dengan norma yang disusun Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

- Advertisement -

“Tujuannya, agar ketika asesor melakukan sertifikasi dalam melihat semua aspek dari kompetensi asesinya. Tidak hanya terfokus pada syarat administrasi namun juga kemampuan praktek dari asesi-nya,” tutur Sri.

Zacharia Lengkong, asesor pemandu scuba diving menuturkan, pada kegiatan kompetensi tahun-tahun sebelumnya para asesor hanya disibukkan dengan pekerjaan administratif. “Padahal sertifikasi kompetensi itu lebih menantang jika peserta menunjukkan praktek lapangan, dengan penekanan pada aspek keselamatan dan kenyamannya,” ujar Lengkong.

Ia berharap metode sertifikasi yang baru ini memberikan ruang kepada asesor memberikan motivasi asesi melakukan hal yang terbaik, tidak menjadikan mereka seperti menghadapi ujian. “Biar gak membosankan seperti menjadi pengawas orang ujian saja,” tukasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER