Presiden Joko Widodo saat konferensi pers di Istana (dok: Instagram Jokowi)
MONITOR, Jakarta – Draft Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law tentang Cipta Kerja menuai berbagai tanggapan dari kalangan. Dukungan, kritik dan beberapa masukan pun sampai di telinga Presiden Joko Widodo.
“Saya mendengar dan membaca suara-suara serta kritik yang dilontarkan terhadap RUU Cipta Kerja yang menggunakan metode omnibus law, yang drafnya telah diserahkan pemerintah ke DPR,” ujar Jokowi dalam keterangannya di Istana Negara, Kamis (20/2).
Menyikapi pelbagai reaksi masyarakat, Jokowi mengatakan pemerintah membuka lebar ruang-ruang diskusi dan menerima berbagai masukan dari banyak pihak. Ia pun mengingatkan, agar draft RUU tersebut dipelajari secara seksama.
“Pemerintah dan DPR terbuka untuk menerima masukan dari berbagai pihak terkait RUU ini,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
“Saya meminta agar draf aturan tersebut dipelajari terlebih dahulu dengan seksama. Sepanjang belum disahkan menjadi undang-undang, masyarakat tentu dapat menyampaikan kritik maupun saran,” tambahnya.
PARLEMENTARIA, Jakarta - Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan terus memperkuat sinergi dalam program…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Srikandi Jasa Marga menggelar kegiatan Inspira…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih tiga penghargaan pada ajang TOP CSR…
Oleh: Asep Rizal Murtadho* Partisipasi politik dalam proses elektoral mengandalkan keterlibatan seluruh komponen, termasuk masyarakat…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen mengawal penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan penegakan norma…