Jubir Prabowo: Eks Teroris dan Residivis Tak Bisa Ikut Komponen Cadangan

Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak (dok: idntimes)

MONITOR, Jakarta – Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan mantan teroris dan residivis atau siapapun yang memiliki catatan kriminal tidak bisa mengikuti program Komponen Cadangan (Komcad).

Ia menjelaskan, apabila nanti program tersebut berjalan, program komponen cadangan menuntut syarat yang ketat agar bisa mengikuti proses pelatihan dan akan diseleksi oleh TNI.

Sementara untuk eks teroris, kata Dahnil, mereka harus mengikuti program deradikalisasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk diberikan pemahaman yang moderat.

Widget Situasi Terkini COVID-19

“Jadi ada upaya moderasi, dan tentu semangat cinta negara dan bela negara, dan apabila program deradikalisasi tersebut sukses mereka berhasil di moderasi serta telah tertanam nilai-nilai cinta negara dan memiliki semangat bela negara,” ujar Dahnil Anzar dalam keterangannya, Jumat (21/2).

Dengan demikian, Dahnil mengatakan mereka bisa ikut program-program bela negara agar tertanam semangat nasionalisme dan patriotisme, sehingga bisa hidup normal dengan profesinya masing-masing dan berkontribusi bagi kepentingan bangsa dan negara.

“Profesinya masing-masing dan ini bukan program pelatihan militer, kemudian ada program Komponen Pendukung,dan komponen cadangan,dimana komponen cadangan ini menuntut syarat yang ketat karena akan ikut pelatihan militer dasar selama 3 bulan dan terakhir mobilisasi, demobilisasi,” kata mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini.

“Jadi, terang eks teroris dan residivis tidak bisa ikut program komponen cadangan,” pungkasnya menegaskan.