BERITA

Tangani Defisit BPJS Kesehatan, Tiga Aspek ini jadi Sorotan Sri Mulyani

MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, ada tiga aspek yang harus ditempuh untuk menangani prahara kasus defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Pertama, soal tarif. Kedua manfaat dan ketiga kemampuan BPJS mengumpulkan iuran.

Ia menjelaskan, aspek yang pertama perlu dibenahi adalah masalah tarif. Masalah tarif berkaitan dengan kegotongroyongan seluruh peserta BPJS Kesehatan.

“Artinya yang mampu membayar lebih, yang agak sedikit mampu membayar agak kurang, yang tidak mampu dibayar pemerintah,” kata Sri Mulyani, Rabu (19/2).

Sebagaimana diketahui, saat ini Pemerintah membayar lebih dari 96 Juta untuk yang pusat dan di daerah lebih dari 38 juta. Sementara yang tidak mampu dibayar pemerintah, yang mampu membayar dengan sistem kegotong royongan.

Untuk aspek manfaat, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan harus ada definisi pelayanan dasar sehingga iuran dapat terukur dan sepadan dengan manfaat.

Ditambahkan dia, BPJS juga harus mampu mengumpulkan atau mendapatkan iuran secara tepat. BPJS harus memastikan para peserta tidak hanya membayar saat sakit, namun berkelanjutan dan tertib membayar.

Recent Posts

Profil Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Amal Fathullah dan Jasanya bagi Pesantren

MONITOR, Ponorogo - Pondok Modern Darussalam Gontor kehilangan salah satu pendidik terbaiknya. Prof. Dr. KH…

3 jam yang lalu

HAB Ke-80, Wamenag Minta ASN Kemenag Jaga Integritas dan Hidup Sederhana

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i memberi pesan khusus pada Hari…

3 jam yang lalu

DPR: Penanganan Bencana Sumatra Diperlukan Badan Khusus

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menyarankan pemerintah, membentuk…

4 jam yang lalu

Haji Pindah ke Kementerian Baru, Kemenag Fokus Berdayakan Rumah Ibadah

MONITOR, Jakarta - Pasca pengalihan penuh penyelenggaraan haji ke Kementerian Haji, Kementerian Agama mengalihkan fokus…

7 jam yang lalu

Gelar Bimtek Pemvisaan Haji 2026, Perkuat Akurasi Dokumen Jemaah

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Haji dan Umrah RI menggelar Bimbingan…

8 jam yang lalu

HAB ke-80, Menag Minta ASN Kemenag Warnai AI dengan Konten Mencerahkan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa umat beragama saat ini menghadapi tantangan…

10 jam yang lalu