Pemprov DKI Sepakati Kerjasama Pembangunan MRT Fase ke-2A Bundaran HI-Harmoni

Penandatanganan kerjasama pembangunan proyek MRT Pase ke-2A

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pembangunan berkelanjutan untuk MRT Fase 2 A, Bundaran HI – Harmoni. Pembangunan lanjutan MRT ini dibuktikan dengan adanya penandatanganan kesepakatan kerjasama antara MRT Jakarta dan pihak Shimizu-Adhi Karya JV (SAJV).

Penandatanganan nota kerjasama dilakukan oleh Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Silvia Halim dan pihak Shimizu-Adhi Karya JV (SAJV), Yutaka Okumura, di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (17/2).

Proses MoU tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia Masafumi Ishii, Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar, JICA Chief Representative untuk Republik Indonesia, Yamanaka Shinichi, dan Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Budi Harto.

Widget Situasi Terkini COVID-19

Dengan ditandatanganinya kontrak ini menandai akan dimulainya pekerjaan proyek pembangunan MRT Fase 2A. Untuk itu, Gubernur Anies berpesan agar seluruh proses pengerjaan MRT Fase 2A ini berjalan tepat waktu, serta sesuai dengan yang telah direncanakan dan disepakati bersama.

“Alhamdulillah kabar baik tentang transportasi Jakarta terus bermunculan. Hari ini kita menyaksikan penandatanganan kontrak awal dari terwujudnya jalur MRT Fase 2A dan ini panjangnya 5,8 km, dikerjakan selama 58 bulan, yang dikerjakan di fase ini 2,8 km. InsyaAllah nanti tuntas di akhir 2024. Ini semua bagian dari membangun transportasi massal umum di Jakarta yang terintegrasi. Harapannya project ini berjalan sesuai jadwal, jangan kompromi pada kualitas dan on budget. Kita berharap rekayasa lalu lintas, implikasi selama project bisa dikendalikan sebaik mungkin. Sehingga masyarakat bisa berkegiatan seperti biasanya, dan merasakan dampak yang minim dari proses pembangunan,”ujar Anies

Kemudian secara khusus, Anies menambahkan, turut mengapresiasi Presiden RI Joko Widodo beserta jajaran Pemerintah Pusat atas kolaborasi yang intensif untuk mewujudkan pelaksanaan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A.

“Terima kasih Bapak Presiden dan seluruh jajaran Pemerintah Pusat yang telah memberikan dukungan terus-menerus. Sebagian dari langkah yang harus dilakukan untuk fase 2A ini membutuhkan kolaborasi yang amat intensif dengan pemerintah pusat. Alhamdulillah kolaborasi itu berjalan dengan baik,”pungkas Anies.

Untuk diketahui, Pembangunan MRT Fase 2A ini dimulai dari stasiun eksisting Bundaran HI menuju ke Stasiun Kota, dengan jalur sepanjang total 6 kilometer, terdiri dari 7 stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin, Stasiun Monas, Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Glodok dan Stasiun Kota. Pada fitur kontrak pekerjaan MRT Jakarta Fase 2A, terdapat 3 paket kontrak sipil yang akan dilakukan, terdiri dari paket kontrak CP 201, CP 202 dan CP 203. Periode konstruksi dimulai dari paket CP 201 yang akan dimulai pada Bulan Maret 2020 dan akan berlangsung kurnag lebih selama 58 bulan dengan target selesai pada Desember 2024. Sedangkan paket pekerjaan CP 202 dan CP 203 direncanakan mulai dibangun pada Bulan September 2020. ()