Panas! Pemprov DKI Bantah Tudingan Manipulasi Rekomendasi TACB Terkait Formula E

Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta angkat suara soal tudingan manipulasi surat rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) untuk kegiatan Formula E yang dilontarkan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi.

Bantahan itu disampaikan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Saefullah. Menurutnya, tidak ada manipulasi meski ada kesalahan surat. Dia menjelaskan, jika ada kesalahan pengetikan sehingga tertulis ada rekomendasi dari TACB. Namun hal itu bukan satu masalah.

“Kagak ada. Kesalahan itu kan siapa saja bisa salah. Ya salam hangat buat Pak Ketua (DPRD DKI),” kata Saefullah kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jumat (14/2).

“Ya salah info-info saja dia, tanya (rekomendasi) ke mana, bilangnya (tulisnya) ke mana,” lanjut Saefullah.

Diketahui, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan akan memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Prasetio akan mengklarifikasi perihal dugaan manipulasi surat rekomendasi dari TACB soal Formula E di Monas.

Rekomendasi yang dimaksud Prasetio adalah salah satu poin yang tercantum dalam surat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Mensetneg selaku Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka tertanggal 11 Februari 2020.

Dalam surat bernomor 61/-1.857.23 perihal Tindak Lanjut Persetujuan Komisi Pengarah atas Penyelenggaraan Formula E Tahun 2020 di Kawasan Medan Merdeka, poin kedua menyatakan Pemprov telah memperoleh rekomendasi dari TACB. Namun Ketua TACB Mundardjito membantah memberikan rekomendasi tersebut.