Kemendes PDTT

Wamendes: Agro Wisata untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan yang Adil

MONITOR, Sukabumi – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi minta para kepala desa di berbagai wilayah Indonesia untuk mengembangkan potensi wisata yang tersedia di masing-masing desa, untuk meningkatkan APBDes masing-masing.

Wamen Budi Arie mengungkapkan, pembangunan desa wisata sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menetapkan sektor pariwisata sebagai andalan untuk menghasilkan devisa.

“Dalam lima tahun ke depan, ditargetkan peningkatan mencapai 25 juta wisatawan asing dengan target perolehan devisa sebesar Rp350 triliun,” kata Wamen Budi Arie saat meresmikan Galura Desa Wisata Agro Sukabumi Utara, Selasa (11/2).

Wamen Budi Arie mengatakan, selain meningkatkan devisa, desa wisata dapat memberikan kenyamanan kepada siapa saja, terutama penduduk setempat. Dengan demikian, gagasan Desa Surga yang selama ini dicanangkan Menteri Abdul Halim Iskandar dapat terujud.

“Desa wisata yang sukses sekaligus mewujudkan desa surga, yaitu desa
yang dibangun untuk kepentingan seluruh warga, desa yang nyaman sehingga menekan migrasi warganya ke kota-kota besar,” imbuhnya.

Wamen Budi Arie menekankan bahwa kemajuan desa merupakan bagian penting dari prinsip distribusi keadilan yang selama ini menjadi program Presiden Joko Widodo. “Kemajuan desa merupakan penanda dari kemajuan Indonesia. Jadi kemajuan desa menjadi tolak ukur kemajuan Indonesia”, tegas Wamen Budi Arie.

Menurut Wamen Budi Arie, Sukabumi termasuk kabupaten yang memiliki dua potensi sekaligus, yaitu: wisata dan agro.

Para kepala desa diharapkan dapat memanfaatkan potensi-potensi tersebut, dan salah satunya dapat menggunakan dana desa untuk mengembangkan desa wisata sebagaimana dimaksud. Namun, Wamen Budi Arie mengingatkan bahwa pengembangan potensi wisata desa tidak boleh mengabaikan persoalan lingkungan. “Jangan sampai upaya pengembangan potensi wisata di perdesaan justru mengakibatkan kerusakan lingkungan”. Agro wisata harus mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang adil , demikian ditekankan Wamen Budi Arie.

Kemendes PDTT akan selalu mendukung kepala desa yang ingin mengembangkan potensi desanya, khususnya di sektor agro dan pariwisata. Salah satunya melalui program dana desa yang pencairannya semakin mudah.

“Justru dana desa itu harus berguna bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, dana desa harus begitu, kalau untuk memperkaya kepala desa bukan dana desa namanya,” pungkas Wamen Budi Arie.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Budi Arie dengan didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, secara simbolis menyerahkan pohon agar ditanam di Galura Desa Wisata Agro Sukabumi Utara, Jawa Barat.

Recent Posts

Kemenperin Percepat Industri 4.0, Dua Perusahaan Dapat Pendampingan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…

7 jam yang lalu

Harga Obat Terancam Naik Buntut Pelemahan Rupiah, DPR Dorong Kemandirian Farmasi Nasional

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…

8 jam yang lalu

Kemnaker: JKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong para pekerja untuk memahami dan memanfaatkan Program Jaminan…

9 jam yang lalu

85.290 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ajak Jaga Semangat Kepedulian Pasca-Haji

MONITOR, Makkah – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-55. Hingga hari…

11 jam yang lalu

Rapim Kemenag DKI Jakarta, Kabiro SDM Sebut Kepemimpinan Level 5

MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…

1 hari yang lalu

Bebas OPTK, 188,7 Ton Cengkih Asal Natuna Berlayar ke Semarang

MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…

1 hari yang lalu