PEMERINTAHAN

Kementerian PUPR Rekrutmen 1048 CPNS 2019 dengan Metode CAT

MONITOR, Banjarmasin – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melaksanakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Asissted Test (CAT) pada proses Rekrutmen CPNS untuk Formasi 2019.

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti didampingi Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Asep Arofah Permana serta Kepala Kantor Regional BKN Banjarmasin Ramdhani, berkesempatan meninjau pelaksanaan SKD tersebut dilaksanakan di Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin, Minggu (9/2/2020).

Sekretaris Jenderal Anita Firmanti menyampaikan ucapan selamat kepada salah satu peserta SKD Kementerian PUPR yang mendapatkan nilai tertinggi (429). “Nilai tersebut adalah yang tertinggi yang dapat diraih peserta seleksi CPNS selama pelaksanaan CAT di Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin,” kata Anita.

Menurut Anita, SKD di Banjarmasin ini adalah lokasi kedua yang telah dilangsungkan dari 6 (enam) lokasi yang direncanakan, setelah sebelumnya dilaksanakan di Jayapura Provinsi Papua di Kantor Regional IX BKN Jayapura, pada hari Selasa 28 Januari 2020 lalu. SKD berikutnya akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 19-20 Februari 2020, Surabaya tanggal 22-23 Februari 2020, Makassar tanggal 25-26 Februari 2020, dan Medan tanggal 29 Februari 2020.

Rekrutmen CPNS Kementerian PUPR tahun ini untuk mengisi 1.048 formasi pada 18 jabatan dengan kualifikasi pendidikan D.III; D.IV/S1; dan S2 dari beragam jurusan.

Tahapan pengadaan pegawai Kementerian PUPR diawali dengan Pengumuman pada tanggal 7 November 2019, Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi 11 Desember 2019, Pengumuman Hasil Sanggah tanggal 28 Desember 2019, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dimulai 28 Februari 2020, Pengumuman Hasil SKD Maret 2020, Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Maret 2020, serta Pengumuman Kelulusan Akhir April 2020.

Hingga tanggal penutupan pendaftararan, jumlah pelamar mencapai angka 13.192 orang dan yang Memenuhi Syarat (MS) 9.114 orang sisanya Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dengan jumlah peserta seleksi yang masih besar serta untuk memperebutkan 1.048 formasi, dibutuhkan kesiapan yang lebih baik lagi bagi para peserta seleksi.

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

8 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

9 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

12 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

15 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

18 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

19 jam yang lalu