Cerita Bocah SD yang Melawan Begal di Depok

Kapolsek Metro Limo Kompol Bintang Silaen (pertama kanan) saat mengunjungi AL (kaus biru) di rumahnya di Cinere Depok. (Foto: istimewa)

MONITOR, Depok – Video pembegalan oleh dua orang pria terhadap seorang anak yang viral di media sosial lantaran melawan begal tersebut, kini bocah SD itupun menceritakan kejadiannya.

Kapolsek Metro Limo Kompol Bintang Silaen mengatakan, peristiwa pembegalan tersebut terjadi di Jalan Rambutan Blok A, Cinere, Kota Depok pada Jumat (31/1) sekira pukul 15.30 WIB. Korbanya yakni AL (12), pelajar kelas 6 SD.

“Pelaku berjumlah dua orang menggunakan motor Honda Beat mencoba mengelabuhi korban dengan cara berpura-pura mematikan motor seperti mogok,” kata Kompol Bintang Silaen kepada wartawan, Sabtu (8/2).

Kemudian korban melintas sehingga timbul rasa kasihannya terhadap pelaku yang dianggap motornya mogok. Salah satu pelaku pun diboncengi dengan alasan mau nyari bengkel.

“Namun dalam perjalanan korban diminta berhenti oleh pelaku, lokasinya di tempat sepi. Kemudian pelaku meminta paksa motor korban sambil mengancam menggunakan celurit. Bahkan celurit sempat mengenai tubuh korban,” jelas Bintang Silaen, menceritakan kembali keterangan yang diperoleh dari AL.

Karena itu, lanjut Bintang, korban sempat mendapatkan perawatan medis di RS Puri Cinere, dan sempat mengalami trauma hingga beberapa hari ke depan.

“Kondisi fisik korban setelah mendapat pengobatan di rumah sakit, kini telah masuk ke sekolah lagi. Hanya saja terkadang korban masih teringat terus peristiwa tersebut, dimana para pelaku mengancam dan melukainya,” katanya.

Dari keterangan korban, sambung Bintang, pelaku yang memegang celurit berperawakan kurus tinggi. Sedabgkan satunya lagi yang berada di kendaraan berkulit coklat.

“Anggota Reskrim sudah melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan termasuk memeriksa identitas para pelaku yang sudah diketahui,” tegasnya.