Soroti Skandal Jiwasraya, Sandiaga: Hukum Jangan Tebang Pilih

Eks Cawapres 2019 Sandiaga Salahuddin Uno (dok: Satria Sabda/ Monitor)

MONITOR, Jakarta – Politikus Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno mendesak agar kasus skandal PT Jiwasraya harus dituntaskan. Bahkan, ia mengingatkan jangan sampai ada upaya tebang pilih terhadap oknum yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Saya sampaikan bahwa selain daripada masalah hukum, yang tentunya harus segera ditindaklanjuti dan jangan tebang pilih, hukum ini harus mencakup kepada semua pihak yang terlibat dan tidak pilih kasih,” ujar Sandiaga Uno, saat ditemui MONITOR, Selasa (4/2) di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

Eks Cawapres 2019 ini menambahkan, para wakil rakyat di Senayan juga harus memikirkan dari sisi bisnis keberadaan Jiwasraya. Sebab menurutnya, perusahaan asuransi pelat merah ini juga memiliki tuntutan terhadap sebanyak 70% nasabahnya.

Widget Situasi Terkini COVID-19

“Teman-teman di DPR juga memikirkan bagaimana aspek bisnisnya, karena Jiwasraya punya tuntutan terhadap nasabah 70% dari populasi Jakarta,” ucap suami Nur Asia ini.

“Misalnya, ini kan perlu dipastikan bahwa bisnisnya jiwasraya terus bergulir, dimana manejemen baru yang bisa membuat inovasi-inovasi dan strategi pengelolaan perusahaan yang kita harapkan tidak merugikan para nasabah dan membawa keuangan jiwasraya menjadi stabil,” terangnya.