Corona Bikin Anjlok Bursa Saham di China, Ini Kata Politisi Demokrat

Anggota tim BPN Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean

MONITOR, Jakarta – Wabah virus Corona mengancam perekonomian China. Baru-baru ini, diketahui bursa saham di negeri tirai bambu itu hilang sebanyak Rp 5.800 triliun.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level 5.884 dilaporkan pada Senin, 3 Februari 2020. Angka ini turun jauh dari penutupan akhir tahun 2019 yakni di level 6.329.

Melihat kondisi ini, politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean meminta pemerintah untuk mencermati penurunan ini. Menurutnya, tak menutup kemungkinan, dampak virus Corona bisa menyebar sampai ke Indonesia.

Widget Situasi Terkini COVID-19

“Bagi saya yang awam ekonomi, kondisi penurunan ini perlu dicermati dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Dan Corona tentu akan membawa dampak lebih besar,” ujar Ferdinand pagi ini, Selasa (4/2).

Ia berharap, pemerintah Indonesia kritis terhadap dampak penyebaran virus Corona dan mendesak agar punya solusi menghadapinya.

“Pertumbuhan ekonomi Cina tentu akan terkoreksi atas kondisi seperti ini. Bagaimana dengan Indonesia? Masihkan akan bertahan di 5% atau turun ke 3-4%? Semoga Pemerintah Indonesia punya solusi jitu,” pungkasnya.