Sabtu, 25 September, 2021

Waspadai Penyebaran Virus Coronna, Dinkes DKI Himbau Perusahaan Hingga Tempat Hiburan

MONITOR, Jakarta – Dinas DKI Jakarta menghimbau agar warga Jakarta untuk tetap waspada terhadap penyebaran wabah virus Coronna yang berasal dari Wuhan, Cina.

Dalam imbauannya, Dinkes DKI, mengatakan, sesuai perkembangan penanganannya, virus NoCoV ini dapat menular antar manusia secara terbatas dan belum ada vaksin yang dapat mencegah penyakit tersebut.

“Upaya kewaspadaan dini telah dilaksanakan oleh jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti dalam surat edarannya yang diterima awak media, Minggu (2/2).

Dalam surat edaran yang ditujukan kepada para pimpinan perusahaan, pengelola gedung, pengelola apartemen dan tempat hiburan di wilayah Jakarta, Widyastuti  meminta agar kewaspadaannya untuk ditingkatkan, terutama kepada para penghuni, tamu, maupun karyawan.

- Advertisement -

“Memberikan sosialisasi tentang gejala, tanda, dan cara mencegah penularan infeksi akibat novel coronnavirus kepada karyawan, tamu, maupun penghuni,”ucapnya.

“Gejala dan tanda yang perlu diwaspadai adalah demam disertai batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas yang muncul dalam 14 hari sejak tiba dari Negara terjangkit (RRC),” ujar dia.

Oleh karena itu, Widyastuti mengingatkan bila ditemui adanya gejala atau tanda-tanda tersebut, baik pada tamu, karyawan, maupun penghuni untuk tidak panik dengan langsung melakukan pencegahan.

“Jika ditemukan, karyawan, tamu, penghuni yang mengalami gejala demam disertai batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak nafas dan batu kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit. Maka, jangan panik, berikan edukasi untuk menggunakan masker dan membatasi kontak dengan orang lain,” papar dia.

“Segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Memberikan informasi kepada dokter dan trnaga kesehatan mengenai riwayat  perjalanan. Dan segera melaporkan informasi penderita ke Dinas Kesehatan melalui 081388376955,” pungkas Widyastuti.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER