BERITA

Ratusan Pohon Ditebang, Arsitek Revitalisasi Monas Malah Ngaku Bingung

MONITOR, Jakarta – Sekelumit persoalan penebangan ratusan pohon di kawasan Monas, Jakarta Pusat, akhirnya terkuak. Seorang arsitek yang merancang desain revitalisasi Monas angkat bicara soal penebangan pohon tersebut.

Deddy Wahjudi, demikian nama sang arsitek, mengatakan dirinya tak pernah mengimbau untuk menebang pohon dalam merancang konsep revitalisasi Monas.

“Dalam desain revitalisasi Monas, memang ada konsep membangun plaza disana. Tapi pohon-pohon itu tetap dipertahankan. Kami juga bingung kenapa kok pohon-pohon disana ditebang,” ujar Deddy saat dihubungi wartawan Balaikota, Jumat (31/1).

Namun dirinya tak mau menduga-duga siapa sosok dibalik penebangan pohon ini. Pihaknya kembali menekankan, tidak ada yang mengharuskan menebang pohon dari konsep desain revitalisasi yang dibuatnya.

“Mungkin ada tim yang berbeda, entah dari kontraktor atau dari mana, kami sendiri tidak paham. Yang jelas, kami sendiri menyayangkan ada ratusan pohon ditebang,” ujarnya.

Ia menambahkan, bila ada pihak yang sudah merevisi desain revitalisasi Monas yang ia buat, maka kedepannya kawasan hutan Monas yang digunduli harus ditanami kembali.

“Jadi kalau memang ada yang merevisi desain, itu harus menambahkan pohon lagi di area yang sama,” katanya.

Saat itu, lanjut dia, dirinya malahan membuat konsep agar ruang terbuka hijau (RTH) di Monas bertambah. Dimana terhitung hanya 50 persen, nantinya bisa menjadi 64 persen.

“Konsep kesederhanaan dalam merespon alam harus dipertahankan. Jadi bangunan baru tidak boleh lebih dominan sehingga nantinya bisa menghilangkan konsep yang sudah ada sebelumnya,” pungkasnya.

Diketahui, pemprov DKI Jakarta melakukan revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas). Imbas dari renovasi Monas, sebanyak 190 pohon di sisi selatan harus dipindahkan ke area barat, timur, serta area parkir kendaraan yang selama ini berada di kawasan Medan Merdeka, atau dikenal dengan eks parkir IRTI.

Recent Posts

Prof. Rokhmin: Integrasi Ayat Qauliyah dan Kauniyah jadi Fondasi Strategis Pembangunan Agro-Maritim

MONITOR, Bogor - Pembangunan sektor agro-maritim Indonesia harus berakar pada nilai-nilai Qur’ani yang terintegrasi antara…

20 menit yang lalu

Kemenag dan TNI AD Perkuat Ketahanan Sosial Keagamaan melalui STARLING Ramadan

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama kembali menggelar Program Salat Tarawih…

29 menit yang lalu

Jaga Kepercayaan Publik, PT SMI Siap Terbitkan Obligasi Ritel Tahun Ini

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menyampaikan tiga poin instruksi strategis bagi…

1 jam yang lalu

Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok, DPR Kecam Keras Kekerasan Kampus

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan duka cita mendalam sekaligus…

3 jam yang lalu

Sinergi Pendidikan Indonesia-Inggris, Transformasi Guru Madrasah Menuju Standar Internasional

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia mempertegas komitmennya dalam membawa pendidikan Islam ke panggung…

4 jam yang lalu

Genjot Daya Saing, Kemenperin Perkuat Ekosistem Industri Halal di Kalbar

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat daya saing industri nasional melalui peningkatan layanan jasa…

5 jam yang lalu