Ketua DPR RI Puan Maharani konferensi pers di Kompleks Parlemen (dok: Twitter DPR)
MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku pihaknya masih menunggu penyerahan draft RUU Omnibus Law di bidang Perpajakan dari pemerintah. Puan mengatakan, DPR siap kejar target untuk menyelesaikan RUU tersebut.
“Saya minta ke Menkeu untuk mengikuti mekanisme pembahasan di DPR dan menunggu surat Prolegnas dari DPR diterima Presiden. Untuk menyatakan Prolegnas 2020 terkait Omnibus Law, Pemerintah melalui Kemenkeu dan Kemenko Perekonomian akan menyerahkan draf ke DPR nantinya,” ujar Puan Maharani di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (30/1).
Puan mengingatkan, jangan sampai RUU ini membuat kegaduhan di tengah masyarakat. Ia berharap, pemerintah mampu menyelesaikan pembahasan Omnibus Law sesuai aturan yang berlaku.
“Jangan sampai menyalahi aturan. Kalau bisa secepat mungkin sesuai draf, apakah draf terkait pasal-pasal itu kemudian disosialisasikan dengan baik, sehingga tidak ada kegaduhan,” imbuh Politisi PDI Perjuangan ini.
Lagi-lagi ia mengingatkan, tujuan dibentuknya RUU Omnibus Law ini semata-mata untuk meningkatkan investasi dan lapangan kerja, yang mana itu sangat dibutuhkan masyarakat.
“Visi Omnibus Law untuk membuka lapangan kerja dan investasi. Meskipun saya belum menerima drafnya, tapi saya tahu agar investasi menggeliat,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…
MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…
MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…
MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…
MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…