KPK Akui Harun di Indonesia saat OTT, Begini Reaksi Politisi Demokrat

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri (dok: Tribun)

MONITOR, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengakui eks caleg PDIP Harun Masiku berada di sekitar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), pada saat terjadinya OTT terhadap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Hal itu terungkap langsung oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. “Iya, (Harun di sekitar PTIK) itu ketika proses penyelidikan,” ujar Ali Fikri, seperti diwartakan Vivanews, Kamis (30/1).

Pengakuan Juru Bicara KPK pun menuai sorotan dari politisi Demokrat, Jansen Sitindaon. Melalui pernyataan itu, Jansen meyakini bahwa Harun Masiku memang berada di Indonesia.

“Akhirnya hari ini KPK RI mengakui Harun Masiku ada di sekitar PTIK tanggal 8 Januari. Artinya dia ada di Indonesia!” kata Jansen Sitindaon, dalam keterangannya, Kamis (30/1).

Namun ia masih mempertanyakan sikap plin-plan KPK yang bersikukuh menegaskan Harun Masiku berada di luar negeri pada tanggal 13 Januari. Padahal, lanjut Jansen, lembaga anti rasuah itu sudah mengetahui keberadaan Harun Masiku.

“Pertanyaannya kemudian, mengapa tanggal 13 Januari KPK masih mengatakan Masiku ada di Luar Negeri? Padahal dengan mata kepala sendiri sudah melihat dia ada di Jakarta tanggal 8 itu?” tanya politikus asal Sumatera Utara ini.