Pedagang Kopi di CFD ini Optimis Kalahkan Riza Patria di Pilwagub DKI

Cawagub DKI dari PKS Nurmansyah Lubis menjajakan dagangannya saat acara Car Free Day (CFD) di pelataran Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat (dok; Istimewa)

MONITOR, Jakarta – Sebagian masyarakat Jakarta mungkin belum tahu atau belum mengenal siapa sosok Nurmansyah Lubis, calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta yang diusulkan oleh PKS.

Mantan anggota DPRD DKI itu ternyata sekarang berprofesi sebagai pemilik sekaligus penjual kopi yang menjajakan dagangannya saat acara Car Free Day (CFD) di pelataran Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, tepatnya di Depan Hotel Le Meridien.

Namun siapa sangka, pengusaha kopi dengan brand Bang Ancah ini mendapatkan mandat dari PKS untuk bersaing dengan Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra merebut kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI.

Nurmansyah Lubis mengatakan dirinya melakoni jualan kopi di ajang CFD sudah berjalan tiga tahun. “Kalau gak salah sudah tiga tahun saya berjualan kopi disini. Jadi temen-temen media mau nemuin saya bisa datang ke kedai kopi saya ini,” ujar Nurmansyah Lubis saat wartawan menemuinya di kedai kopi miliknya di dekat Halte Karet Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (26/1).

Menyinggung pemilihan wagub DKI oleh DPRD DKI Jakarta, Nurmansyah mengaku optimis bisa mengalahkan rivalnya, Riza Patria, yang diusung Gerindra.

“Kalau kursi Wagub DKI memang diamanahkan untuk saya, maka saya akan menjalankan amanah itu sebaik-baiknya dengan mendampingi Anies Baswedan memimpin Jakarta,” janji Nurmansyah.

Untuk itu, Nurmansyah akan terus melakukan silaturahmi dengan anggota DPRD lainnya. Terlebih, ia pernah dua periode menjadi legislator di Kebon Sirih. “Insya Allah terpilih, saya optimistis, kami PKS di DKI sudah punya 16 suara tinggal mencari sekitar 38 suara lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, salah satu fokus saat dirinya sudah menjadi wagub adalah terkait mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

“Saat ini visi dan misi Pak Anies kan sudah tertuang dalam RPJMD dan Kegiatan Strategis Daerah. Kita akan fokus itu, termasuk pengembangan wirausaha terpadu, serta memajukan UMKM di Jakarta,” terangnya.

Tidak kalah penting, sambung Nurmansyah, sinergisitas dan kerja bersama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan stakeholder lain juga perlu terus ditingkatkan.

“Kemitraan dengan legislatif harus terus kita jalin untuk mensukseskan Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya,” pungkasnya.