Menag Bersama JK Tinjau Progres Pembangunan UIII

Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) mengunjungi kompleks pembangunan kampus UIII

MONITOR, Depok – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) bersama Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi pengerjaan proyek pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cisalak, Kota Depok, Jumat (24/1).

Kunjungan serupa dilakukan JK saat dirinya masih menjabat sebagai Wapres 2019 lalu, dimana pada kunjungan kali ini dirinya mengaku senang melihat progres pembangunan UIII yang meningkat signifikan sejak kunjungannya 15 Oktober tahun lalu.

“Terimakasih semuanya yang telah mengupayakan ini, karena rencananya kita mulai perkuliahan September tahun ini, sebagian sudah selesai tahap demi tahap sesuai dengan rencana,” tutur JK di lokasi pembangunan Kampus UIII.

Rombongan berkeliling kompleks pembangunan kampus UIII

Pada kunjungan tersebut, JK bersama rombongan menyempatkan diri untuk berkeliling kompleks UIII hingga meninjau Gedung Asrama Putra yang progres pembangunannya telah mencapai sekitar 80 persen hingga siap dihuni oleh para mahasiswa. 

“Insyaallah kampus ini akan menjadi kampus yang indah, yang hijau, yang menampung air, karena danau saja ada berapa yang kita bangun disini.” tutur JK bangga.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama Fachrul Razi menjelaskan, dirinya bersama rombongan pada agenda kali ini bertujuan untuk menemani JK untuk memantau progres pembangunan UIII.

Jusuf Kalla meninjau gedung Asrama Putra di Kompleks UIII

“Pak JK memberikan masukan-masukan antara lain terkait pembebasan tanah, terkait bangunan-bangunan, yang sangat baik dan bermanfaat bagi kami untuk melanjutkan tugas kami. Alhamdulillah setelah dilihat progres pembangunannya ternyata semuanya sudah cukup baik perkembangannya,” tutur Menag.

Sebagai informasi, kunjungan tersebut juga dihadiri jajaran pejabat Kementerian Agama, diantaranya Kepala Biro Umum Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Safrizal, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin, dan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim GP.