Ratusan Pohon di Monas Ditebang, DPRD Minta Penjelasan Pemprov DKI

Revitalisasi Monas (dok: Merahputih)

MONITOR, Jakarta – Penebangan ratusan pohon di kawasan Monas mengusik jajaran DPRD DKI Jakarta. Melalui Komisi D, mereka memanggil Pemprov DKI untuk meminta penjelasan terkait penebangan pohon di Monas, sekaligus dampak revitalisasi.

Pemprov DKI Jakarta, yang diwakili Kepala Dinas Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Heru Hermawanto menjelaskan, tidak semua pohon di Monas ditebang. Ia mengungkapkan, dari ratusan pohon berusia puluhan tahun itu, ada pula yang dipindahkan.

“Hanya sebagian saja pohon ditebang yang usianya sudah puluhan, selebihnya kita pindahkan dan kami ganti yang baru,” jelas Heru.

Sementara itu, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yusmada Faizal menjelaskan penebangan pohon di Monas sudah mendapat persetujuan dari Dinas Pertamanan DKI Jakarta. Nantinya, kata Yusmada, dari 1 pohon yang ditebang akan digantikan dengan 10 pohon.

“Sebelum menebang kami sudah koordinasi dengan Dinas Pertamanan (Kehutanan), 1 (pohon) ganti 10 (pohon). Yang 10 ditanam di mana? Pertamanan yang tentukan,” ujar Yusmada.

Lantas bagaimana respon DPRD DKI mendengar penjelasan Pemprov DKI?

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmuda mengatakan, sebelum melakukan penebangan, seharusnya Pemprov terlebih dahulu menanam pohon pengganti yang dimaksud. Mengingat pohon yang berada di Monas berusia puluhan tahun.

“Sebelum dicabut. Harusnnya, tanam pohon dulu kecil-kecil. Harusnya Bapak tanam pohon penggantinya terlebih dahulu. Jadi dari 190 pohon yang ditebang terlihat gantinya. Ini kan tidak. Ditebang dulunl baru cari gantinya. Ini bicaranya pohon yang ditanam zaman Ali Sadikin,” pungkasnya.