Transformasi Pembangunan Era Jokowi Dinilai Berhasil, MKGR Ingatkan Peningkatan Pengucuran KUR

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah berhasil melakukan transformasi pembangunan yang berorientasi pada pemerataan pembangunan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Musyawarah Keluarga Gotong Royong (MKGR) Roem Kono dalam sebuah diskusi bertajuk ‘Transformasi Pembangunan dan Pemerataan Ekonomi Berkeadilan’, Selasa (21/1).

Namun begitu, Roem Kono juga menilai bahwa pengucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih perlu ditingkatkan guna menumbuhkan perekonomian rakyat.

Menurut dia, sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional, masyarakat pedesaan harus menikmati kucuran KUR yang berkeadilan.

“Apalagi pemerintah telah menargetkan pengucuran kredit untuk kalangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp 190 triliun untuk tahun ini,” kata dia.

Sebagaimana diberitakan, Presiden Jokowi dalam sambutannya Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah akhir tahun lalu menargetkan pada tahun 2024 pengucuran KUR sudah mencapai Rp 325 triliun untuk usaha-usaha mikro dan kecil.

“Kalau itu tersalur semua 190 triliun maka Indonesia sudah makmur dan ekonomi akan mengalami pertumbuhan dan pemerataan,” ucap Roem lagi.

Dalam kesempatannya itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini juga menyebutkan, untuk mewujudkan pemerataan ekonomi itu para pembantu presiden harus bekerja lebih cepat mengingat kian beratnya beban masyarakat akhir-akhir ini.

“Dengan cara ini baru kita bisa mengejar ketertinggalan dan ketimpangan pembangunan antara desa dan perkotaan,” sebutnya. 

Selain sejumlah bencana alam yang mendera, imbuh dia, masyarakat saat ini juga dihadapkan dengan kenaikan harga kebutuhan harian dan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Transformasi pembangunan yang dilakukan Presiden Jokowi dengan membangun infrastruktur dan memindahkan ibukota luar biasa. Akan tetapi keseimbangan dari pembangunan itu jauh lebih penting,” pungkasnya.