Bamsoet Ajak Anggota DPRD Tanamkan Nilai Pancasila ke Generasi Muda

MONITOR, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung terobosan yang dilakukan Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) membangun kerjasama dengan MPR RI dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda di negeri Pasundan tersebut.

Sebagai wakil rakyat yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakatnya, kata Bamsoet, anggota DPRD dituntut kreatif dalam mendekatkan diri dengan kalangan muda.

“Penanaman nilai-nilai Pancasila yang akan dilakukan tak boleh semata bernuansa seminar yang terkesan kaku dan tak menarik. Tantangan terbesar para wakil rakyat saat ini adalah bagaimana memperpendek jarak antara para wakil rakyat yang sebagian besar berasal dari generasi Gen X (kelahiran 1965-1980) dan Baby Boomer (1944-1964) dengan Gen Z (kelahiran 1998-2010) dan Millenial (kelahiran 1981-1997),” kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya saat menerima rombongan anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Kamis (16/1).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan survey terbaru Alvara Research Center 2020 yang memotret perilaku Gen X dan Millenial yang kecanduan Internet, cashless, kerja cerdas dan cepat, multitasking, dan suka jalan-jalan.

“Pendekatan dari para wakil rakyat kepada Gen X dan Millenial juga harus khusus. Mereka tidak suka disuruh-suruh, diceramahi, apalagi digurui. Tapi mereka sangat kooperatif untuk diajak berkolaborasi.”

“Karenanya, jika para generasi muda bangsa tak paham tentang Pancasila, sejatinya kitalah para senior yang patut disalahkan. Kita harus ingat pesan Ki Hadjar Dewantara dalam konsep pendidikan, Tut Wuri Handayani, dari belakang memberikan dorongan,” terang Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini juga menambahkan, kolaborasi antara MPR RI dengan DPRD tidak hanya akan dilakukan pada Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat saja. Tak menutup kemungkinan berbagai DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota lainnya juga akan diajak bergabung.

“Sudah waktunya kerjasama parlemen di tingkat pusat maupun daerah ditingkatkan. Sebagai sesama wakil rakyat, kita punya tujuan yang sama dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Sekaligus menjadi teladan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang Pancasilais, yang sesuai dengan jati diri bangsa. Dengan contoh baik yang kita berikan, generasi muda akan memiliki role mode yang tepat,” ucap politikus Golkar itu.

“Sehingga generasi muda kita tak menjadikan tokoh dari luar negeri sebagai role modelnya,” pungkas Bamsoet.